Malam Tasyakuran HUT ke-81 RI di Uwung Jaya Cibodas, Warga RW 015 Gelar Doa Lintas Agama demi Jaga Kerukunan

Penulis: Mustofa Kamal  •  Senin, 17 Agustus 2026 | 10:01:31 WIB
Ratusan warga RW 015 Putrisima Raya mengikuti malam tasyakuran HUT ke-81 RI di Pos Tiga Raya, Uwung Jaya, Cibodas, Tangerang.

TANGERANG — Ratusan warga dari enam RT di lingkungan RW 015 Putrisima Raya, Kelurahan Uwung Jaya, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang, larut dalam kebersamaan pada malam tasyakuran HUT ke-81 RI. Mereka berkumpul di Pos Tiga Raya, lokasi yang dipilih karena berada di tengah pemukiman agar mudah dijangkau seluruh warga.

Ketua RW 015, Yoyon Herman, mengungkapkan antusiasme warga tahun ini melebihi perkiraan. Beberapa warga yang tidak menerima undangan tetap datang karena ingin merasakan suasana guyub yang sudah menjadi tradisi tahunan.

"Kalau saya lihat memang antusias sekali. Kita sudah memberikan undangan, ternyata ada di luar undangan juga yang hadir karena merasa kebersamaannya itu terasa setiap acara kegiatan tasyakuran," kata Yoyon.

Doa Lintas Agama dan Napak Tilas Perjuangan

Rangkaian acara diisi doa dan orasi lintas agama, menyanyikan lagu daerah, serta renungan mengenang jasa pahlawan. Kegiatan ini sengaja dipertahankan sebagai bentuk napak tilas sekaligus edukasi sejarah bagi anak-anak di lingkungan RW 015.

"Lagu-lagu daerah, terus seperti ini, karena kita seolah napak tilas, memberikan motivasi pada anak-anak kita. Kalau ini tidak diadakan, anak-anak akan kehilangan sejarah. Jadi kita ikutin teruslah napak tilas ini," tutur Yoyon.

Setiap RT mengirimkan sekitar 20 warga untuk mengikuti kegiatan ini. Enam RT yang terlibat semuanya berpartisipasi aktif, baik dalam persiapan maupun pelaksanaan acara di Pos Tiga Raya.

Mengapa Pos Tiga Raya Menjadi Pusat Kegiatan?

RW 015 belum memiliki fasilitas umum yang representatif untuk kegiatan bersama. Pos Tiga Raya dipilih karena posisinya strategis di tengah wilayah, sehingga warga dari RT 1 hingga RT 6 tidak ada yang merasa jauh untuk datang.

"Di sini tengah-tengah. Kalau diambil dari RT mana saja, nanti ada yang merasa jauh untuk datang, jadi kita pilih di Pos Tiga Raya," jelas Yoyon.

Tradisi Tahunan yang Diakui Kelurahan

Suhendar, tokoh masyarakat sekaligus perwakilan panitia RW 015, menyebut kegiatan ini sudah berlangsung bertahun-tahun dan menjadi tradisi setiap malam menjelang peringatan Hari Kemerdekaan. Ia menegaskan acara ini menjadi sarana mempersatukan warga tanpa membedakan latar belakang.

"Kita bersatu tidak ada perbedaan di sini. Jadi supaya kita di RW sini, RW 15, bisa guyub dan kelihatannya kompak," ujar Suhendar.

Pemerintah Kelurahan Uwung Jaya memberikan apresiasi atas konsistensi warga menggelar kegiatan ini. Lurah berhalangan hadir karena harus mengikuti upacara di tingkat Kecamatan Cibodas, namun dukungan terhadap kegiatan tetap disampaikan.

"Dia sangat memberikan apresiasi. Kemarin saya sudah undang Pak Lurah bahwa kami akan mengadakan tasyakuran dan upacara. Beliau memberikan apresiasi karena tidak bisa hadir karena juga upacara di kecamatan," pungkas Yoyon.

Suhendar berharap antusiasme warga terus meningkat pada tahun-tahun mendatang. Meski jumlah peserta malam itu belum mencapai setengah dari total undangan, ia optimistis kebersamaan akan semakin kuat.

"Harapan kita lebih baik lagi di tahun depan, lebih guyub lagi, dan lebih kompak lagi," kata Suhendar.

Reporter: Mustofa Kamal
Sumber: lensabanten.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top