CILEGON — Ketua Komite Talenta sekaligus Asisten Daerah (Asda) III Setda Kota Cilegon, Syafrudin, menegaskan bahwa peringkat nilai tertinggi dalam seleksi Sekda definitif ditempati oleh Aziz Setia Ade Putra. Posisi kedua dan ketiga masing-masing ditempati Dana Sujaksani dan Hayati Nufus.
"Sesuai peringkat nilai tertinggi Pak Aziz, Pak Dana, Bu Nufus. Yang tertinggi Pak Aziz," kata Syafrudin.
Syafrudin menjelaskan, peringkat tersebut merupakan hasil penggabungan dua komponen penilaian. Komponen pertama adalah hasil Manajemen Talenta dengan bobot 70 persen, sedangkan komponen kedua adalah penilaian kompetensi teknis (komptek) dengan bobot 30 persen.
Penilaian komptek dilakukan oleh tim panitia seleksi (pansel) atau tim penilai di Assessment Center Kota Cilegon. Adapun penilaian Manajemen Talenta menjadi komponen dengan porsi terbesar dalam menentukan nilai akhir para kandidat.
Ketiga nama yang masuk peringkat teratas tersebut telah diajukan untuk mendapatkan Pertek BKN. Proses pengajuan dilakukan bertepatan dengan Hari Kemerdekaan RI, Senin, 17 Agustus 2026.
Sebelumnya, terdapat lima pejabat yang mengikuti tahapan seleksi Sekda definitif Kota Cilegon. Selain tiga nama yang masuk peringkat teratas, dua kandidat lainnya adalah Inspektur Kota Cilegon Tb Heri Mardiana dan Kepala Baperida Kota Cilegon Achmad Jubaedi.
Klarifikasi dari Komite Talenta ini sekaligus meluruskan informasi yang sempat berkembang terkait nama Achmad Jubaedi sebagai salah satu calon yang diajukan ke BKN. Berdasarkan hasil penilaian akhir, posisi Hayati Nufus yang masuk dalam tiga besar, bukan Achmad Jubaedi.