Yamaha YZF-R2 Meluncur di India, Harga Mulai Rp 42,8 Juta

Penulis: Mustofa Kamal  •  Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:33:31 WIB
Yamaha YZF-R2 resmi meluncur di India dengan tiga varian, dibanderol mulai Rp 42,8 juta.

BANTEN — Model baru ini menempati posisi di atas R15 V4 dan dihadirkan dalam tiga pilihan: R2 standar, R2 Quick Shifter (QS), dan R2M sebagai varian tertinggi. Mengutip Rushlane, harga ketiganya berturut-turut Rp 42,8 juta, Rp 44,5 juta, dan Rp 47 juta.

Mesin 204 cc Satu Silinder dengan VVA

Jantung pacu R2 bukan sekadar ubahan dari R15. Yamaha menyematkan mesin baru berkapasitas 204 cc, satu silinder, DOHC, empat katup, dengan pendingin cairan. Tenaga puncaknya mencapai 26,5 PS pada 10.000 rpm dan torsi 19,1 Nm di 8.000 rpm.

Mesin ini juga dibekali Variable Valve Actuation (VVA) dan teknologi DiASil silinder. Kopling assist dan slipper turut disematkan untuk meredam hentakan engine brake saat menurunkan gigi.

Empat Riding Mode Termasuk Custom

Yamaha Riding Control pada R2 menawarkan mode Street, Sport, dan Rain. Ada pula mode Custom yang memungkinkan pengendara mengatur sendiri respons throttle dan tingkat intervensi kontrol traksi.

Panel instrumennya full digital memakai layar TFT 5 inci. Layar ini mendukung navigasi turn-by-turn dan konektivitas Y-Connect.

Sasis Baru dan Pengereman Radial

Rangka diamond baja high-tensile baru dipadukan lengan ayun aluminium. Bobot basah motor ini tercatat 149 kg dengan tinggi jok 810 mm dan jarak sumbu roda 1.340 mm.

Urusan menghentikan laju, Yamaha memasang kaliper depan empat piston radial yang menggenggam cakram floating 282 mm. Suspensi depan menggunakan tipe upside down.

Perbedaan Varian R2, R2 QS, dan R2M

Varian R2 QS mendapat quickshifter dua arah. Sementara R2M, sebagai tipe termahal, menambahkan smart key, suspensi dengan pengaturan preload, serta tuas rem dan kopling yang jarak mainnya bisa disetel.

Belum ada informasi resmi mengenai kemungkinan R2 masuk pasar Indonesia. Namun kehadiran model ini di India kerap menjadi indikasi awal bagi peluncuran di kawasan Asia Tenggara.

Reporter: Mustofa Kamal
Sumber: oto.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top