JAKARTA — Komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang memperluas akses pendidikan tinggi bagi warga kurang mampu mendapat pengakuan di tingkat nasional. Anugerah tersebut diberikan melalui program Beasiswa Tangerang Gemilang yang dinilai selaras dengan target pembangunan sumber daya manusia (SDM) menuju Indonesia Emas 2045.
Penghargaan diserahkan dalam sebuah acara yang digelar di Jakarta Pusat, Kamis (27/8/2026). Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang Soma Atmaja hadir mewakili Bupati Tangerang Maesyel Rasyid untuk menerima langsung penghargaan tersebut.
Wamendagri Bima Arya mengapresiasi langkah Pemkab Tangerang yang dinilai serius dalam mengucurkan anggaran pendidikan untuk masyarakat prasejahtera. Menurutnya, program beasiswa kuliah gratis ini merupakan wujud nyata dukungan terhadap kebijakan pemerintah pusat.
“Untuk Kabupaten Tangerang yang telah mendapatkan penghargaan atas program beasiswa kuliah gratisnya. Tentunya ini sangat selaras dengan visi-misi Pemerintah Pusat dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045,” kata Bima, Kamis malam.
Data yang disampaikan Sekda Soma Atmaja menunjukkan tren pertumbuhan signifikan jumlah penerima program ini. Pada 2025, Pemkab Tangerang baru memberangkatkan 350 pelajar. Angka itu melonjak lebih dari tiga kali lipat pada tahun berikutnya.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang dan atas nama Bupati Tangerang, saya ucapkan terima kasih atas penghargaan ini. Hal ini membuktikan bahwa Beasiswa Tangerang Gemilang menjadi sesuatu yang harus kita teruskan,” ujar Soma.
Beasiswa Tangerang Gemilang dirancang khusus bagi pelajar dari keluarga kurang mampu yang masuk dalam kategori desil satu hingga desil lima. Cakupan program ini tidak terbatas pada perguruan tinggi negeri, melainkan juga terbuka untuk kampus swasta dan luar negeri.
Soma menjelaskan, program yang diinisiasi Bupati Tangerang ini menjadi instrumen strategis pengentasan kemiskinan. Dengan membiayai pendidikan hingga jenjang S1 atau sederajat, pemerintah daerah berupaya memutus rantai kemiskinan antargenerasi.
“Program beasiswa yang diinisiasi Bupati Tangerang tentunya agar mereka yang berada di keluarga kurang mampu tetap memiliki kesempatan menempuh pendidikan tinggi, dalam rangka meningkatkan SDM dan pengentasan kemiskinan melalui pendidikan,” katanya.
Salah satu bukti nyata keberhasilan program ini adalah adanya penerima beasiswa yang kini menempuh pendidikan di Kairo, Mesir. Soma berharap penghargaan ini memacu Pemkab Tangerang untuk memperluas jangkauan program.
“Mudah-mudahan ini menjadi pendorong bagi Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk selalu meneruskan program yang sangat baik ini,” pungkasnya.