Panen Jagung di Batuceper, Kota Tangerang Jadi Bukti Lahan Perkotaan Mampu Dukung Swasembada 2026

Penulis: Mustofa Kamal  •  Senin, 31 Agustus 2026 | 23:11:32 WIB
Panen jagung Kuartal III digelar di lahan perkotaan Batuceper, Kota Tangerang, Senin (31/8/2026).

TANGERANG — Lahan produktif di tengah wilayah perkotaan kembali membuktikan perannya dalam ketahanan pangan. Panen Jagung Kuartal III digelar di Lapangan Iryan Selection, RT 01 RW 04, Jalan Ir. Djuanda, Kelurahan Batusari, Kecamatan Batuceper, Senin (31/8/2026).

Kegiatan ini menjadi sinyal bahwa budi daya tanaman pangan tidak melulu milik daerah agraris. Kolaborasi antara aparat kepolisian, pemerintah kecamatan, hingga unsur RT/RW setempat dihadirkan dalam satu barisan untuk mengawal produksi jagung di lahan perkotaan.

Sinergi Lintas Sektor Jadi Kunci Produksi Pangan Perkotaan

Kepala DKP Kota Tangerang Muhdorun menegaskan bahwa kolaborasi berbagai pihak memiliki peran penting dalam memperkuat ketahanan pangan, khususnya di lingkungan urban. Menurutnya, pemanfaatan lahan untuk budi daya tanaman pangan dapat terus dikembangkan sesuai potensi masing-masing wilayah.

“Panen ini menjadi salah satu bentuk kolaborasi dalam mendukung ketahanan pangan. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dikembangkan dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Muhdorun.

Ia menambahkan, penguatan ketahanan pangan tidak hanya bergantung pada peningkatan produksi. Keterlibatan masyarakat dan dukungan berbagai pihak menjadi variabel yang tak kalah menentukan dalam menjaga ketersediaan pangan di Kota Tangerang.

“Karena itu, DKP Kota Tangerang terus mendorong pemanfaatan lahan secara produktif untuk mendukung ketersediaan pangan,” katanya.

Apresiasi Camat Batuceper atas Pertanian di Wilayah Urban

Camat Batuceper Achsin Ghufron Falfeli mengapresiasi sinergi yang terbangun dalam pelaksanaan panen jagung di wilayahnya. Menurutnya, kegiatan ini menunjukkan bahwa penguatan ketahanan pangan dapat dijalankan melalui kolaborasi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat.

“Kami sangat mengapresiasi kolaborasi yang dilakukan dalam kegiatan panen jagung ini. Semoga hasil panen dapat memberikan manfaat dan menjadi motivasi untuk terus mengembangkan kegiatan pertanian di wilayah Batuceper,” ujar Achsin.

Panen Jagung Kuartal III ini diharapkan tidak sekadar menjadi momentum seremonial. Keberlanjutan budi daya tanaman pangan di tingkat wilayah menjadi target berikutnya yang ingin dicapai.

Sinergi lintas sektor yang terbangun di Batuceper diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan sekaligus menjadi langkah nyata dalam mendukung terwujudnya target Swasembada Jagung 2026 secara nasional.

Reporter: Mustofa Kamal
Sumber: palapanews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top