Suasana blessing ceremony di restoran Saa Waan, Jakarta, dihadiri sembilan biksu yang memimpin prosesi pemberkatan.
BANTEN —
Bukan Sekadar Makan: Konsep 'Heaven' yang Mengajak Berhenti Sejenak
Di tengah hiruk-pikuk ibu kota, sulit menemukan tempat yang benar-benar bisa membuat kita "berhenti". Saa Waan—yang dalam bahasa Thailand berarti "Heaven"—dirancang sebagai ruang personal untuk memperlambat tempo. Di sini, percakapan mengalir lebih lama, makanan dinikmati tanpa terburu-buru, dan teh menjadi perantara cerita hangat bersama keluarga atau teman.
Tempat ini merupakan bagian dari perjalanan Jittlada Group yang telah berkecimpung lebih dari 27 tahun di industri kuliner Asia di Indonesia. Ini bukan restoran Thailand pertama mereka, tetapi yang ini menawarkan kombinasi baru: memadukan hidangan autentik dengan tea room dalam satu atap. Konsepnya memang terasa lebih intim, jauh dari kesan ramai dan tergesa.
Kuliner Autentik dengan Sentuhan Modern: Dari Tom Yum hingga Polo Chicken
Urusan rasa, pihak restoran memastikan karakter asli masakan Thailand tidak hilang. "Setiap hidangan dipersiapkan dengan perhatian terhadap kualitas bahan, keseimbangan rasa, serta penyajian yang refined, namun tetap mempertahankan karakter asli masakan Thailand," kata Operational Director & Business Development Jittlada Group, Patrick Soebyantoro, akhir pekan lalu.
Penyajiannya dibuat lebih modern, tapi resep dan bumbu tetap berpegang pada akar tradisional Negeri Gajah Putih. Untuk memulai petualangan rasa, ada pilihan pembuka seperti Crab Cake, Prawn Cake, dan Mixed Platter Set. Setelahnya, hidangan utama seperti Tom Yum Goong, Green Curry, Phad Thai, hingga Polo Chicken siap memanjakan lidah.
Ritual Teh dari Chiang Rai yang Menenangkan
Cerita tidak berhenti di piring. Pengalaman bersantap di sini dilengkapi dengan kehadiran teh organik premium yang didatangkan langsung dari Chiang Rai, kawasan utara Thailand. Aroma teh yang perlahan tercium dan hangatnya cangkir di telapak tangan menghadirkan ritme berbeda untuk jeda di antara hidangan. Ini cara yang lebih tenang untuk mengenal budaya Thailand, sekaligus momen me-time yang layak dicoba para ibu.
Diberkati Sembilan Biksu: Harapan untuk Destinasi Baru yang Hangat
Kehadiran restoran ini diperkenalkan melalui sebuah blessing ceremony yang digelar akhir pekan lalu. Sebanyak sembilan biksu memimpin prosesi pemberkatan sebagai simbol doa dan harapan bagi perjalanan restoran ke depan. Sebagai bagian dari tradisi, Sacred Blessing Mark kemudian diberikan di atas logo restoran.
Suasana pembukaan juga dimeriahkan dengan sentuhan budaya Thailand lainnya. Para tamu disuguhi canapé dan welcome drinks sebelum mencicipi curated Thai set menu, sambil ditemani penampilan Traditional Thai Dance yang lengkap membawa nuansa Thailand.
Dengan perpaduan masakan autentik, teh premium, dan interior yang hangat, Saa Waan tampaknya ingin menjadi tempat di mana setiap kunjungan terasa spesial. "Kami ingin menghadirkan sebuah destinasi di mana setiap kunjungan dapat menjadi momen untuk menikmati makanan, berbagi cerita, dan menciptakan koneksi," tutup Patrick.
Reporter:Kaharuddin Yusuf
Sumber:liputan6.comThis article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.