BANTEN — Kesepakatan rampung Selasa (1/9) atau Rabu dini hari WIB. Chelsea akhirnya melepas gelandang 24 tahun itu setelah dua musim bersamanya. Dengan angka transfer yang tercatat, Man City pun menggeser posisi sejumlah klub dalam daftar belanja termahal di kompetisi paling kompetitif Inggris.
Bagi Fernandez, ini bukan pertama kalinya dia mencetak rekor. Pada 2023, Chelsea memboyongnya dari Benfica dengan bayaran 106,8 juta paun, yang kala itu menjadi pembelian termahal Premier League. Kini, dirinya menjadi pemain pertama yang dua kali memecahkan rekor transfer di liga ini.
Angka 125 juta paun itu tidak membuat Fernandez sendirian di posisi puncak. Alexander Isak juga dibeli Liverpool dari Newcastle dengan nilai yang persis sama pada musim lalu. Striker Swedia itu didatangkan untuk memperkuat lini depan, sementara Fernandez datang sebagai pemain tengah untuk skema permainan.
Kepindahan ini sekaligus menegaskan pola belanja klub-klub top Inggris yang terus melejit. Sebelumnya, dominasi harga 100 juta paun sudah jadi patokan untuk pemain berprofil bintang. Namun kini, 125 juta paun menjadi standar baru.
Dengan transfer ini, Manchester City menambah amunisi mahal di lini tengah. Fernandez diharapkan menjadi pengatur tempo permainan yang selama ini menjadi kebutuhan tim asuhan Pep Guardiola. Sementara Chelsea menerima dana segar besar untuk membangun ulang skuad pada bursa berikutnya.
Rekor baru ini pun menjadi penanda bahwa era harga 100 juta paun sudah bergeser. Klub-klub Inggris tidak ragu mengeluarkan kocek lebih dalam untuk pemain yang dianggap bisa menjadi fondasi jangka panjang.