TANGERANG — Pengelola kawasan memastikan pengasapan dilakukan tidak sekali saja, melainkan berulang di titik-titik yang sudah dipetakan. Warga diimbau menjauh dari area pengasapan sementara petugas bekerja dan mengikuti instruksi yang diberikan di lapangan.
Fogging menyasar area permukiman yang dinilai rawan perkembangbiakan nyamuk. Petugas datang dengan mesin pengasap, menyusuri sudut-sudut lingkungan yang jarang tersentuh pembersihan rutin.
Nyamuk tidak selalu terlihat, tetapi ancamannya bisa muncul dari genangan air, saluran, atau sudut lingkungan yang lembap. Karena itu pengasapan dijadwalkan berulang selama tiga bulan, bukan kegiatan sekali jalan.
Manajemen Kota CitraRaya menyebut fogging sebagai bagian dari upaya menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan. Kegiatan itu dilaksanakan rutin di berbagai area lingkungan CitraRaya.
"Sebagai upaya menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan, Manajemen Kota CitraRaya secara rutin melaksanakan kegiatan fogging di berbagai area lingkungan CitraRaya," tulis Manajemen Kota CitraRaya dalam akun Instagram @manajemenkota.citraraya.
Pengelola meminta warga berhati-hati ketika fogging dilakukan di sekitar hunian. Warga diminta mengikuti arahan petugas selama proses berlangsung.
Bagi warga, kedatangan petugas dengan mesin pengasap menjadi pengingat bahwa pemberantasan nyamuk tak cukup hanya ketika asap sudah mengepul. Kebersihan lingkungan sehari-hari tetap menjadi kunci.
Fogging dijadwalkan September hingga November 2026. Sejumlah area yang telah ditentukan menjadi sasaran, dengan pengasapan dilakukan secara berkala.
Informasi jadwal disampaikan lewat akun Instagram resmi pengelola. Warga yang ingin mengetahui waktu pelaksanaan di lingkungannya dapat memantau kanal tersebut.