Pencarian

Kemendagri Apresiasi Pertumbuhan Ekonomi Banten 5,49 Persen, di Atas Rata-rata Nasional

Senin, 05 Oktober 2026 • 13:29:01 WIB
Kemendagri Apresiasi Pertumbuhan Ekonomi Banten 5,49 Persen, di Atas Rata-rata Nasional
Staf Ahli Mendagri Anwar Harun Damanik menyampaikan apresiasi pertumbuhan ekonomi Banten di Gedung DPRD Provinsi Banten, KP3B, Kota Serang.

Kementerian Dalam Negeri mengapresiasi capaian pertumbuhan ekonomi Provinsi Banten yang pada triwulan II-2026 tumbuh 5,49 persen secara tahunan, lebih tinggi dari rata-rata nasional 5,29 persen. Staf Ahli Menteri Dalam Negeri Bidang Aparatur dan Pelayanan Publik, Anwar Harun Damanik, menyampaikan penilaian itu di Gedung DPRD Provinsi Banten, KP3B, Kota Serang. Angka kemiskinan Banten per Maret 2026 juga tercatat 5,38 persen, jauh di bawah angka nasional 8,07 persen.

SERANG — Kementerian Dalam Negeri menilai posisi strategis Banten sebagai penghubung Jawa dan Sumatera membuat provinsi ini berperan penting dalam perputaran ekonomi nasional. Penilaian itu disampaikan Staf Ahli Menteri Dalam Negeri Bidang Aparatur dan Pelayanan Publik, Anwar Harun Damanik, dalam kegiatan di Gedung DPRD Provinsi Banten, KP3B, Kota Serang.

Pada triwulan II-2026, ekonomi Banten tumbuh 5,49 persen secara tahunan. Capaian itu melampaui pertumbuhan ekonomi nasional yang berada di angka 5,29 persen. Produk Domestik Regional Bruto atas dasar harga berlaku tercatat Rp253,9 triliun.

Kemiskinan Banten 5,38 Persen, di Bawah Angka Nasional

Dari sisi pembangunan manusia dan kesejahteraan, persentase penduduk miskin di Banten pada Maret 2026 tercatat 5,38 persen. Angka itu jauh lebih rendah dibandingkan angka nasional yang menyentuh 8,07 persen.

Indeks Pembangunan Manusia Banten pada 2025 mencapai 77,25. Posisi itu juga berada di atas rata-rata nasional sebesar 75,90.

"Berbekal letak geografis serta dukungan infrastruktur transportasi, kawasan industri, dan pusat perdagangan, Banten kini menjadi simpul penting ekonomi, logistik, investasi, dan mobilitas nasional, bukan lagi sekadar daerah penyangga," kata Anwar Harun Damanik.

Bandara Soekarno-Hatta hingga Pelabuhan Merak Perkuat Posisi Banten

Anwar menyebut Banten sebagai penghubung utama antara Pulau Jawa dan Sumatera yang terintegrasi langsung dengan kawasan ekonomi Jakarta. Posisi tersebut makin kuat dengan adanya Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Pelabuhan Merak, dan jaringan jalan tol yang memadai.

Kondisi itu, menurutnya, membuat peran Banten makin vital dalam perputaran roda ekonomi nasional.

"Banten memiliki posisi strategis dalam pembangunan nasional sebagai penghubung Jawa dan Sumatera, serta bagian penting dari kawasan ekonomi yang terhubung langsung dengan Jakarta," ungkap Anwar.

Gubernur Andra Soni: Pembangunan Harus Terasa di Kualitas Hidup Warga

Gubernur Banten Andra Soni menekankan keberhasilan pembangunan tidak cukup diukur dari jumlah program atau capaian indikator angka semata. Pembangunan sejati harus tercermin dari peningkatan kualitas hidup masyarakat, kemudahan akses layanan dasar, dan pemerataan manfaat di seluruh wilayah Banten.

"Pembangunan bukan semata-mata tentang seberapa banyak program yang kita laksanakan, melainkan tentang seberapa besar manfaat yang dapat dirasakan dan seberapa nyata perubahan yang dapat dihadirkan bagi masyarakat," kata Andra Soni.

Follow kabarcilegon.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: banten.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks