Polres Pandeglang Khitan 60 Anak dari 3 Kecamatan, Program Bakal Digelar di 35 Polsek

Penulis: Oman Sudirman  •  Rabu, 14 Oktober 2026 | 12:02:19 WIB
Anak-anak mengikuti khitanan massal yang digelar Polres Pandeglang di Mapolsek Banjar.

PANDEGLANG — Orang tua dari tiga kecamatan mulai berdatangan ke Mapolsek Banjar sejak pukul 06.30 pagi, membawa anak mereka yang akan dikhitan. Anak-anak masuk ke ruang khitan satu per satu, diselingi tangis, sementara para orang tua menunggu dengan campur aduk rasa haru dan lega.

Kegiatan ini bagian dari bakti sosial Polres Pandeglang yang menyasar keluarga yang selama ini menunda sunatan anak karena alasan biaya.

Siapa Saja yang Ikut Khitanan Massal di Polsek Banjar

Sebanyak 60 anak tercatat mengikuti khitanan massal tersebut. Mereka berasal dari Kecamatan Banjar, Kecamatan Mekarjaya, dan Kecamatan Kaduhejo.

Hilman, salah satu orang tua peserta, mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan itu. Ia menyaksikan langsung proses khitan anaknya berjalan lancar.

"Tadi terharu lihat anak di khitan. Alhamdulillah lancar, saya ucapkan terima kasih kepada Polri yang sudah menggelar acara ini," kata Hilman.

Alasan Polres Pandeglang Gelar Khitanan Massal

Kapolres Pandeglang AKBP Sonny Harsono menyebut kegiatan ini selaras dengan tagline Kapolri "Polisi Bersama Masyarakat". Menurutnya, program itu tidak boleh berhenti sebagai slogan, melainkan harus dirasakan langsung manfaatnya oleh warga.

"Sedikitnya ada 60 anak dari 3 kecamatan yang antusias ikut khitanan massal di Polsek Banjar ini. Kegiatan ini menggandeng BRI dan Yayasan YBM, semoga kegiatan ini bisa membantu para orang tua," kata AKBP Sonny.

Polres Pandeglang tidak bergerak sendiri. Dukungan pembiayaan datang dari BRI dan Yayasan YBM, yang ikut menanggung kebutuhan pelaksanaan khitanan.

Khitanan Massal Bakal Jadi Program di 35 Polsek

AKBP Sonny menyatakan khitanan massal di Polsek Banjar akan dijadikan proyek percontohan. Setiap polsek yang tersebar di 35 kecamatan di Kabupaten Pandeglang diharapkan menggelar kegiatan serupa.

Program ini melengkapi kegiatan yang sudah berjalan, seperti program subuh keliling. Menurut AKBP Sonny, khitanan massal menyasar langsung kebutuhan keluarga yang ingin mengkhitankan anaknya tetapi terkendala biaya.

"Selain program subuh keliling, program khitanan ini semoga menjadi projek di setiap Polsek agar bisa membantu orang tua yang ingin mengkhitan anaknya. Kegiatan ini tentu saja sesuai dengan tagline Pak Kapolri yang menginginkan Polisi Bersama Masyarakat," tandasnya.

Belum ada keterangan resmi soal jadwal pasti pelaksanaan khitanan massal di 34 polsek lainnya. Warga yang ingin mendaftarkan anaknya bisa memantau pengumuman dari polsek masing-masing atau menunggu informasi lanjutan dari Polres Pandeglang.

Reporter: Oman Sudirman
Sumber: tangselpos.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top