Pencarian

Dinas Pertanian Banten Temukan Kendala Air dan Hama Wereng di Demfarm Padi Biosalin Tangerang, Petani Didorong Ubinan

Jumat, 12 Juni 2026 • 15:06:31 WIB
Dinas Pertanian Banten Temukan Kendala Air dan Hama Wereng di Demfarm Padi Biosalin Tangerang, Petani Didorong Ubinan
Tim Dinas Pertanian Banten memantau kondisi Demfarm Padi Biosalin di Sukamulya, Tangerang.

TANGERANG — Tim Dinas Pertanian Provinsi Banten turun langsung ke lahan petani di Kecamatan Sukamulya untuk memantau tiga program pertanian strategis yang didanai APBD 2026. Hasilnya, dua dari tiga program masih menghadapi tantangan serius di lapangan.

Program Demfarm Padi Sawah Biosalin seluas 10 hektare yang sudah ditanam sejak pertengahan Mei lalu menunjukkan perkembangan positif dari sisi bantuan sarana produksi. Namun, petani mengeluhkan pasokan air dari Sungai Cidurian yang terbatas, berpotensi mengganggu pertumbuhan tanaman.

Tak hanya itu, serangan Wereng Batang Cokelat (WBC) juga terdeteksi di beberapa titik. Dinas Pertanian meminta petani untuk melakukan pemantauan dan pengendalian secara berkelanjutan agar hasil produksi tidak turun drastis.

Demplot Kacang Tanah 1 Hektare Tunggu Perbaikan Irigasi

Program lain yang dimonitor adalah Demplot Kacang Tanah seluas 1 hektare. Penanaman komoditas ini baru akan dimulai pada Juli 2026, setelah proses perbaikan saluran irigasi rampung dikerjakan.

Kelompok tani setempat didorong untuk melaksanakan kegiatan ubinan—teknik pengambilan sampel hasil panen—guna memperoleh data produktivitas yang lebih akurat. Data ini nantinya menjadi dasar evaluasi dan perencanaan budidaya kacang tanah pada musim tanam berikutnya.

Padi Biofortifikasi Nutri Zinc Siap Ditanam Musim Depan

Dalam kesempatan yang sama, Dinas Pertanian Provinsi Banten juga membahas persiapan Demfarm Padi Biofortifikasi Nutri Zinc seluas 10 hektare. Program inovatif ini dijadwalkan berjalan pada musim tanam berikutnya, setelah lahan yang tersedia selesai dipanen.

Padi Biofortifikasi Nutri Zinc merupakan varietas padi yang dikembangkan untuk menghasilkan beras dengan kandungan zinc lebih tinggi dibandingkan padi konvensional. Kehadirannya diharapkan tidak hanya meningkatkan produktivitas, tetapi juga memperbaiki kualitas pangan dan memenuhi kebutuhan gizi masyarakat.

Melalui monitoring ini, Dinas Pertanian Provinsi Banten menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi petani. Pendampingan ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas program, memperkuat kapasitas kelompok tani, serta mendorong sektor pertanian yang lebih produktif dan berkelanjutan di Banten.

Bagikan
Sumber: detikperkara.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks