TANGERANG — Ratusan siswa SDN Cibodas, Kota Tangerang, mendapat pengalaman baru dalam kegiatan Sosialisasi Cerdas Energi yang digelar PLN UP3 Cikokol. Mereka tidak hanya diajarkan cara aman menggunakan peralatan listrik, tetapi juga diajak mempraktikkan memasak menggunakan kompor induksi.
Edukasi Keselamatan Listrik Sejak Dini
Tim PLN memberikan materi mengenai potensi bahaya listrik di rumah dan sekolah. Para siswa dikenalkan dengan langkah pencegahan kecelakaan kelistrikan, seperti tidak mencolokkan stop kontak dengan tangan basah dan menjauhi kabel yang terkelupas.
"Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada PLN UP3 Cikokol atas komitmen dan dukungannya kepada SDN Cibodas," ujar Kepala SDN Cibodas, Ai Roihatul Jannah, dalam keterangan resminya.
Mengenal Gaya Hidup Elektrik yang Efisien
Konsep Electrifying Lifestyle diperkenalkan sebagai gaya hidup modern yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Untuk membuktikannya, PLN mendemonstrasikan kompor induksi yang dinilai lebih aman dan hemat energi dibandingkan kompor gas konvensional.
Manager PLN UP3 Cikokol, Badruz Zaman, mengatakan bahwa kolaborasi dengan sekolah merupakan langkah strategis membangun kesadaran energi. "Kami percaya bahwa sekolah memiliki peran penting dalam membentuk perilaku generasi masa depan," katanya.
Bazar UMKM Binaan PLN Turut Meriahkan Acara
Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN UID Banten. Sebuah bazar UMKM digelar di lingkungan sekolah, menampilkan produk lokal binaan PLN. Seluruh konsumsi selama acara pun dipasok dari pelaku usaha mikro tersebut.
General Manager PLN UID Banten, Muhammad Joharifin, menekankan bahwa inisiatif ini bertujuan menanamkan kepedulian lingkungan sejak dini. "Melalui sinergi ini, kami ingin menanamkan pola pikir Electrifying Lifestyle dan kepedulian lingkungan sejak dini," ujar Joharifin.
Antusiasme Siswa Mengikuti Demo Memasak
Sesi demonstrasi kompor induksi menjadi momen yang paling dinanti. Para siswa terlihat antusias mengamati proses memasak yang cepat dan tanpa api. Mereka juga aktif bertanya dalam diskusi interaktif yang digelar setelah sesi materi.
Badruz Zaman berharap SDN Cibodas bisa menjadi contoh bagi sekolah lain. "Kami berharap SDN Cibodas dapat menjadi contoh sekolah yang berhasil mengintegrasikan konservasi energi dalam budaya sekolah sehari-hari," pungkasnya.