TANGERANG — Wali Kota Tangerang, Sachrudin, mengungkapkan progres pembangunan fisik di wilayahnya baru mencapai sekitar 30 persen hingga pertengahan Juni 2026. Angka tersebut disampaikan dalam rapat evaluasi bulanan di Ruang Akhlakul Karimah, belum lama ini.
Menurut Sachrudin, capaian itu masih berada di jalur yang sesuai dengan target perencanaan. Bahkan, realisasi tahun ini menunjukkan peningkatan dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
“Angka ini dinilai masih dalam tahap ideal sesuai dengan target perencanaan, bahkan menunjukkan peningkatan dibandingkan periode sama tahun lalu,” ujarnya.
Akselerasi Anggaran dan Respons Terhadap Keluhan Warga
Meski dinilai ideal, Sachrudin meminta seluruh OPD melakukan akselerasi penyerapan anggaran. Tujuannya, agar manfaat pembangunan bisa segera dirasakan masyarakat.
“Evaluasi ini kita laksanakan setiap bulan untuk mengevaluasi kinerja program kegiatan agar ada percepatan-percepatan, dan bagaimana masyarakat bisa terlayani dengan baik,” kata Sachrudin.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Tangerang, Mulyani, menambahkan bahwa rapat evaluasi kali ini memberikan perhatian khusus terhadap penanganan keluhan masyarakat. Sejumlah langkah teknis akan segera dilakukan.
“Rapat evaluasi ini menekankan bahwa keluhan masyarakat harus segera dijawab. Untuk itu, kita lakukan langkah teknis mulai dari penataan regulasi kabel udara, rekayasa lalu lintas di titik macet, mempertahankan sterilisasi parkir liar di Taman Elektrik, hingga mendorong percepatan lelang infrastruktur jalan dan penertiban TPS liar bersama OPD terkait,” jelas Mulyani.
Langkah Teknis yang Disiapkan Pemkot Tangerang
Pemkot Tangerang menyiapkan beberapa langkah teknis untuk merespons keluhan warga. Pertama, penataan regulasi kabel udara yang selama ini dinilai semrawut. Kedua, rekayasa lalu lintas di titik-titik rawan kemacetan.
Ketiga, sterilisasi parkir liar di kawasan Taman Elektrik akan terus dipertahankan. Keempat, percepatan lelang infrastruktur jalan dan penertiban TPS liar akan didorong bersama OPD terkait.
Pemerintah Kota Tangerang berharap percepatan pelaksanaan program dan penyerapan anggaran dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik. Dampak langsung bagi masyarakat pun diharapkan segera terasa.