TANGERANG — Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan Paskibraka Kabupaten Tangerang Tahun 2026 resmi ditutup di Hotel Yasmin, Kabupaten Tangerang, Selasa (18/8/2026). Para peserta yang menjalani pelatihan sejak 10 hingga 17 Agustus 2026 diminta menerapkan nilai kedisiplinan, kepedulian, dan gotong royong di lingkungan masing-masing.
Pelatihan dengan Sistem Desa Bahagia ini menjadi bagian dari pembentukan karakter sekaligus penguatan kesiapan Paskibraka sebelum bertugas pada Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Pesan Bupati: Tugas Baru Dimulai Setelah Paskibraka Selesai
Bupati Tangerang Maesyal menegaskan, nilai dan wawasan yang diperoleh selama pelatihan tidak boleh berhenti setelah tugas sebagai Paskibraka selesai. Para peserta diminta membawa pengalaman selama berada di Desa Bahagia ke sekolah, keluarga, serta lingkungan masyarakat.
“Tugas kalian sebagai Paskibraka mungkin telah selesai, tetapi tugas kalian sebagai generasi penerus bangsa baru saja dimulai. Jadilah teladan dan jadikan nilai dan pengalaman yang diperoleh sebagai bekal untuk meraih cita-cita,” tegas Bupati Maesyal.
Mengapa Sistem Desa Bahagia Jadi Kunci Pembentukan Karakter?
Menurut Maesyal, Sistem Desa Bahagia menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter peserta. Para pelajar dari sekolah, keluarga, dan lingkungan yang berbeda dilatih untuk hidup bersama, saling menghargai, saling membantu, serta membangun rasa persaudaraan.
“Menjadi generasi muda tidak cukup hanya dengan memiliki kemampuan dan prestasi, tetapi juga harus memiliki kepedulian, karakter, semangat gotong royong, dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia juga berpesan agar para Paskibraka terus belajar, berprestasi, memberikan manfaat, serta menjadi teladan bagi lingkungan.
“Teruslah belajar dan berprestasi, jadilah teladan yang dapat menginspirasi serta memberikan manfaat bagi sekolah, keluarga dan masyarakat,” pesannya.
Apresiasi untuk Pelatih dan Panitia Pelatihan Paskibraka
Bupati Maesyal menyampaikan selamat kepada seluruh Paskibraka Kabupaten Tangerang Tahun 2026 atas keberhasilan menyelesaikan pemusatan pelatihan dan penugasan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Ia juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada para pelatih, pembina, pendamping, panitia, orang tua, serta seluruh pihak terkait atas dukungan, doa, tenaga, pikiran, keikhlasan, dan perhatian selama proses pelatihan.
“Kami juga ucapkan terima kasih dan apresiasi kepada para pelatih, pembina, pendamping, panitia, orang tua serta seluruh pihak yang telah mencurahkan waktu, tenaga, pikiran, doa, keikhlasan dan perhatian selama proses pelatihan sehingga menghantarkan peserta dalam menyelesaikan seluruh rangkaian tugasnya dengan baik,” pungkasnya.