Pencarian

Dinkes Kota Tangerang Wanti-wanti Orang Tua soal Influenza Tipe A pada Anak, Ini Gejala yang Harus Diwaspadai

Sabtu, 03 Oktober 2026 • 21:44:32 WIB
Dinkes Kota Tangerang Wanti-wanti Orang Tua soal Influenza Tipe A pada Anak, Ini Gejala yang Harus Diwaspadai
Kepala Dinkes Kota Tangerang dr. Dini Anggraeni mengingatkan orang tua mewaspadai influenza tipe A pada anak.

Dinas Kesehatan Kota Tangerang, Banten mengingatkan orang tua agar mewaspadai influenza tipe A pada anak, terutama bila muncul demam tinggi mendadak yang disertai batuk hingga sesak napas. Orang tua diminta segera membawa anak ke fasilitas kesehatan terdekat jika gejala itu muncul, karena kondisi tersebut bisa berkembang lebih berat dibanding flu biasa.

TANGERANG — Kepala Dinkes Kota Tangerang dr. Dini Anggraeni menyatakan gejala influenza tipe A perlu mendapat perhatian serius karena berpotensi berkembang lebih berat dibanding flu atau batuk pilek biasa. Pihaknya meminta orang tua tidak menunggu kondisi anak memburuk sebelum mencari pertolongan medis.

Influenza tipe A disebabkan virus influenza tipe A. Pada tahap awal, gejalanya bisa menyerupai flu biasa, namun dapat disertai demam tinggi, batuk, bahkan sesak pada sejumlah kasus.

Kenali Gejala yang Membedakan Influenza Tipe A dari Flu Biasa

"Kalau influenza tipe A ada demam tinggi yang tiba-tiba, kemudian bisa disertai dengan batuk atau bahkan mungkin beberapa kasus ada sesak. Ini yang harus menjadi perhatian bagi kita dan umumnya terjadi pada anak-anak," ujar dr. Dini dalam keterangannya di Tangerang, Jumat.

Orang tua diimbau tetap tenang tetapi peka terhadap perubahan kondisi anak. Jika flu atau batuk pilek disertai demam tinggi, anak terlihat lemah, mengalami gangguan pencernaan, atau batuk sampai menyebabkan sesak, sebaiknya segera dibawa ke fasilitas kesehatan lanjutan.

Kapan Anak Perlu Dirujuk ke Rumah Sakit

Penanganan awal influenza dan batuk pilek umumnya dilakukan secara simptomatis, disertai istirahat cukup dan asupan makanan yang baik. Namun, bila demam tinggi tidak tertangani di rumah maupun di fasilitas kesehatan tingkat pertama, pasien perlu penanganan lebih lanjut di fasilitas rujukan atau rumah sakit.

"Namun, jika demam tinggi tidak dapat ditangani di rumah maupun fasilitas kesehatan tingkat pertama, pasien perlu mendapatkan penanganan lebih lanjut di fasilitas rujukan atau rumah sakit," jelas dr. Dini.

Edukasi Lewat Puskesmas hingga Grup WhatsApp RT dan RW

Dinkes Kota Tangerang mendorong edukasi kepada masyarakat melalui jaringan puskesmas. Informasi kesehatan disampaikan lewat media sosial puskesmas serta grup komunikasi warga seperti WhatsApp tingkat RT dan RW.

Untuk mendukung penanganan, Dinkes memastikan tenaga kesehatan dan fasilitas kesehatan rujukan tetap disiapkan. Masyarakat juga diimbau menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat serta menjaga kondisi kesehatan sehari-hari.

"Untuk mendukung penanganan, Dinkes Kota Tangerang memastikan tenaga kesehatan dan fasilitas kesehatan rujukan tetap disiapkan. Masyarakat juga diimbau menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat serta menjaga kondisi kesehatan sehari-hari," kata dr. Dini.

Follow kabarcilegon.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: banten.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks