SERANG — Upacara pelantikan berlangsung khidmat dan dihadiri unsur Dinas Pendidikan, pengawas sekolah, yayasan, komite sekolah, dewan guru, staf administrasi, serta orang tua taruna dan taruni. Kepala Seksi SMK Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Serang Veni Nurpaeni bertindak sebagai inspektur upacara. Hadir pula Pengawas Pembina SMK Sae'nan, Ketua Yayasan Basten Nusantara Burhanudin, Kepala SMK Pelayaran Nusantara Kota Serang Mustofa Muchtar, dan Pelatih Keturunaan dari Lanal Banten Kopka Joko Priyono.
78 Siswa Kelas X Dilantik dari Jurusan Nautika dan Teknika
Dari 78 siswa kelas X yang mengikuti pelantikan, peserta terbagi ke jurusan nautika dan teknika. Pelantikan menandai dimulainya tahapan baru kehidupan mereka sebagai peserta didik sekolah pelayaran. Kegiatan ini juga menjadi sarana menanamkan disiplin, tanggung jawab, kemandirian, dan kesiapan menghadapi dunia kerja.
Veni menyebut SMK Pelayaran Nusantara Kota Serang sebagai salah satu alternatif pilihan orang tua yang menginginkan pendidikan kejuruan berorientasi dunia kerja, khususnya kemaritiman.
"SMK Pelayaran Nusantara Kota Serang merupakan salah satu sekolah yang menjadi alternatif pilihan orang tua untuk menyekolahkan anaknya di sekolah kejuruan agar memiliki keterampilan dan peluang lebih besar untuk segera memasuki dunia kerja," ungkap Veni.
Pengelola Sekolah Diminta Tidak Berhenti Berinovasi
Veni menekankan pengelolaan sekolah kejuruan tidak cukup mengandalkan pembelajaran akademik dan keterampilan teknis. Sekolah juga harus membangun mutu pendidikan yang kuat sekaligus karakter peserta didik. Konsistensi terhadap arah dan tujuan pendidikan kejuruan dinilai penting agar lulusan tidak hanya berkompeten, tetapi juga disiplin, berintegritas, dan mampu beradaptasi dengan kebutuhan dunia kerja.
Ia mengimbau pengelola SMK Pelayaran Nusantara terus mengembangkan sekolah secara berkelanjutan, termasuk meningkatkan kualitas sarana dan prasarana. Dukungan alumni dan orang tua dinilai berperan penting dalam upaya tersebut. Kolaborasi sekolah, yayasan, komite, alumni, orang tua, pemerintah, dan masyarakat diharapkan mempercepat peningkatan kualitas pendidikan.
Ketua Yayasan Basten Nusantara Burhanudin mendorong pihak sekolah terus berinovasi dalam pembinaan siswa.
"Sekolah harus terus berkarya dan menciptakan inovasi-inovasi baru dalam pembinaan siswa. Agar siswa merasa senang dan betah berada di sekolah, pengelola sekolah perlu menghadirkan sesuatu yang baru dan menjadi pembeda dibandingkan dengan sekolah lainnya," ungkap Burhanudin.
Budaya Keturunaan Jadi Bagian Pembentukan Jati Diri
Kepala SMK Pelayaran Nusantara Kota Serang menyampaikan pelantikan taruna-taruni bukan sekadar kegiatan seremonial. Menurutnya, kegiatan itu bagian dari proses pembentukan jati diri peserta didik. Melalui budaya ketarunaan, sekolah berupaya menanamkan kedisiplinan, etos kerja, kepemimpinan, tanggung jawab, serta karakter yang diperlukan untuk pendidikan lanjutan maupun dunia kerja di bidang pelayaran dan kemaritiman.
Kehadiran orang tua siswa menambah kekhidmatan acara. Pelantikan menjadi momentum bagi sekolah dan keluarga memperkuat komitmen bersama mendampingi pendidikan dan pembentukan karakter taruna-taruni.
Suasana pelantikan semakin meriah ketika sejumlah atraksi ditampilkan pada akhir kegiatan. Penampilan itu meliputi atraksi Pskibra, paduan suara, ekskul bela diri, dan kegiatan lain di SMK Pelayaran Kota Serang. Para undangan dan orang tua yang hadir menyambut penampilan tersebut dengan meriah.