JAKARTA — Direktur Kampus BINUS @Kemanggisan Dr. Reina, S.Kom., M.M. menyebut festival ini sebagai sarana strategis untuk mendekatkan dunia pendidikan tinggi kepada generasi muda. Karya yang dipamerkan mencakup sektor kesehatan, pendidikan, lingkungan, hingga transportasi.
Puluhan karya tersebut merupakan hasil kreativitas dan kemampuan pemecahan masalah mahasiswa selama menempuh perkuliahan. Pengunjung tidak hanya melihat, tetapi juga mencoba langsung berbagai teknologi yang dipresentasikan.
Apa Saja Inovasi yang Dipamerkan?
Setidaknya ada 20 karya yang ditampilkan dalam festival ini. Beberapa di antaranya berbasis Augmented Reality (AR) seperti Screaming Chicken dan NusaTale, serta Software as a Service (SaaS) seperti MixKatalog.
Inovasi lain mencakup solusi berbasis Artificial Intelligence (AI) dan Machine Learning. Beberapa karya unggulan yang dipamerkan antara lain:
- Sistem transportasi cerdas TraffiCore-AI
- Platform pengurangan sampah makanan FoodSaver dan HapHap
- X-Ray Bone Fracture Detector untuk deteksi patah tulang
- DiabeteBot, aplikasi pendamping penderita diabetes
- Argumento, aplikasi edukasi pencegah hoaks
Derwin Suhartono menegaskan bahwa karya-karya tersebut bukan sekadar tugas kuliah. "Melalui ajang ini, kami ingin memperlihatkan bahwa mahasiswa Computer Science BINUS University tidak hanya belajar teori di kelas, tetapi benar-benar menghasilkan karya inovatif yang aplikatif dan berdampak luas bagi masyarakat," tuturnya.
Bagaimana Pelajar SMA Dilibatkan?
Festival ini tidak hanya berupa pameran statis. Panitia menyiapkan demonstrasi teknologi mutakhir (tech demos), pengalaman imersif berbasis digital, serta permainan edukatif berhadiah bagi siswa SMA yang hadir.
Pendekatan interaktif ini membuat pelajar tidak sekadar menjadi penonton. Mereka diajak mencoba langsung teknologi yang dipamerkan, mulai dari aplikasi AR hingga sistem berbasis AI.
Head of Computer Science Department – Greater Jakarta Ir. Andry Chowanda, Ph.D. mengapresiasi tingginya antusiasme pelajar yang hadir. Pihaknya berharap pengalaman tersebut dapat menumbuhkan semangat generasi muda untuk berkarier dan menjadi technopreneur di bidang ilmu komputer.
Mengapa Festival Ini Penting bagi Transformasi Digital?
Reina menyatakan bahwa Computer Science Festival tahun ini menjadi sarana strategis untuk menumbuhkan inspirasi bagi siswa SMA. "Computer Science Festival tahun ini menjadi sarana strategis untuk mendekatkan dunia pendidikan tinggi kepada generasi muda, sekaligus menumbuhkan inspirasi bagi siswa SMA untuk melihat bagaimana teknologi dapat menjadi solusi bagi masa depan bangsa," ujarnya dalam keterangannya.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya BINUS University memperkuat ekosistem pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Pameran karya mahasiswa diharapkan mendorong percepatan transformasi digital di Indonesia melalui lahirnya talenta-talenta baru di bidang ilmu komputer.