Pencarian

Kekeringan Landa 5 RT di Pinang, Ketua PMI Kecamatan Mumu Rohimu Gerakkan Warga Gotong Royong Cari Air Bersih

Sabtu, 17 Oktober 2026 • 14:31:02 WIB
Kekeringan Landa 5 RT di Pinang, Ketua PMI Kecamatan Mumu Rohimu Gerakkan Warga Gotong Royong Cari Air Bersih
Warga di Kecamatan Pinang mengantre untuk menerima pasokan air bersih dari armada bantuan.

TANGERANG — Sumur-sumur warga di lima rukun tetangga di Kecamatan Pinang mengering, memaksa warga mencari sumber air lain untuk kebutuhan mandi, memasak, dan mencuci. Di tengah kesulitan itu, Ketua PMI Kecamatan Pinang Mumu Rohimu memilih turun langsung ke lokasi distribusi air, bukan hanya mengkoordinasi dari belakang meja.

Warga yang terdampak tersebar di RT 02/02, RT 05/03, RT 03/02, RT 03/04, dan RT 04/03, wilayah Kelurahan Kunciran Jaya dan Cipete. Mumu menyebut krisis air bersih sebagai panggilan nurani untuk menghidupkan kembali kepedulian antar warga.

Sapa Warga di Sela Distribusi Air

Di sela-sela penataan distribusi air, Mumu kerap menyapa warga dan menyisipkan obrolan sederhana tentang indahnya berbagi. Pendekatan itu dipilihnya ketimbang ceramah panjang yang kaku.

Kisah yang dibagikan bukan soal teori. Mumu menuturkan perjuangan para relawan saat menembus banjir, pentingnya sepersen kepedulian lewat donor darah, hingga nilai dasar menolong sesama tanpa mengharap balasan.

"Tugas kemanusiaan itu bukan cuma hadir saat bencana besar. Ketika warga kesulitan air bersih seperti sekarang, di situlah relawan PMI harus hadir membawa solusi. Kami ingin membuktikan bahwa warga tidak berjuang sendirian," ujar pria yang akrab disapa Jaro Mumu itu di sela penyerahan bantuan.

Dari Pengurus RT sampai Tokoh Agama Ikut Bergerak

Cara Mumu yang juga menjabat Ketua Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Pinang itu cepat meresap. Satu per satu warga tergerak ambil bagian.

Pengurus RT/RW, ibu rumah tangga, relawan kemanusiaan, hingga tokoh agama setempat bahu-membahu memenuhi kebutuhan air bersih. Gerakan dari bawah ini kemudian memantik sinergi yang lebih luas.

Dukungan mengalir dari jajaran Camat dan Lurah, yayasan sosial, serta aktivis dari Sabda Alam Indonesia Hijau (SAIH). Armada bantuan pasokan air bersih datang secara berkala dari BPBD Kota Tangerang, Dinas Lingkungan Hidup, Perumda Tirta Benteng, dan PMI Kota Tangerang.

Setiap Liter Air sebagai Simbol Solidaritas

Bagi Mumu dan para relawan di Pinang, setiap liter air yang disalurkan bukan sekadar pemenuh kebutuhan harian. Air itu menjadi tanda bahwa nyala gotong royong dan solidaritas sosial di Kota Tangerang masih kuat.

Krisis air di Kecamatan Pinang belum sepenuhnya usai. Warga masih bergantung pada pasokan air dari armada bantuan yang datang berkala, sementara sumur-sumur mereka menunggu hujan pertama untuk kembali terisi.

Follow kabarcilegon.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: bingkaikota.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks