TANGERANG — Ketua BPPKB Banten DPC Kota Tangerang, Zainal Febriyanto, menegaskan pentingnya menjaga hubungan silaturahmi agar fondasi organisasi tetap kokoh dan tidak mudah digoyahkan oleh perbedaan maupun provokasi pihak mana pun. Menurutnya, kekuatan organisasi tidak semata-mata diukur dari jumlah anggota atau besarnya struktur kepengurusan. Yang lebih menentukan adalah kemampuan seluruh jajaran menjaga persatuan, menghormati perbedaan, serta memegang teguh komitmen bersama.
"Silaturahmi harus terus dijaga dengan baik. Kita ingin fondasi organisasi tetap kokoh, berdiri tegak, dan tidak mudah terpengaruh ataupun terprovokasi oleh pihak mana pun. Soliditas harus dibangun melalui komunikasi yang baik, kedewasaan dalam bersikap, serta kesadaran untuk menjaga persaudaraan," ujar Zainal.
Tokoh Masyarakat dan Yayasan Garuda Betawi Raya Turut Hadir
Pengajian bulanan BPPKB Banten DPAC Karang Tengah tidak hanya melibatkan jajaran internal organisasi. Sejumlah perwakilan tokoh masyarakat, pengurus lingkungan, dan Yayasan Garuda Betawi Raya Kota Tangerang turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Keterlibatan unsur masyarakat itu dinilai mencerminkan pentingnya membangun hubungan yang selaras antara organisasi kemasyarakatan dan lingkungan tempat organisasi tumbuh. Zainal menyebut keberadaan organisasi kemasyarakatan memiliki tanggung jawab sosial yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan warga.
"Keterlibatan unsur masyarakat menjadi pengingat bahwa keberadaan organisasi kemasyarakatan memiliki tanggung jawab sosial yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan warga. Organisasi dituntut mampu menjaga ketertiban, menghormati norma yang berlaku, serta berkontribusi nyata bagi kepentingan masyarakat luas," ungkapnya.
Nilai Keagamaan Diminta Tidak Berhenti di Seremoni
Dalam konteks kegiatan keagamaan, Zainal menilai pengajian tidak seharusnya berhenti pada seremoni atau rutinitas semata. Nilai-nilai yang diperoleh perlu diwujudkan dalam perilaku sehari-hari, seperti menjaga etika, mengedepankan musyawarah, menghindari konflik yang tidak perlu, dan membangun kepedulian sosial.
"Sebab, soliditas yang sesungguhnya bukan berarti menutup diri dari kritik, melainkan kemampuan menyikapi perbedaan secara dewasa tanpa kehilangan arah dan prinsip organisasi," tandas Zainal.
Pengajian bulanan DPAC Karang Tengah menjadi bagian dari agenda rutin BPPKB Banten di tingkat kecamatan. Kegiatan serupa diharapkan terus mempererat komunikasi antarjajaran pengurus lintas tingkatan, sekaligus mendekatkan organisasi dengan warga di wilayah Pondok Bahar dan sekitarnya.