BANTEN — Mahfuddin menegaskan bahwa peringatan kemerdekaan bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan momentum refleksi untuk memperkuat semangat persatuan dan gotong royong. Menurutnya, pembangunan daerah tidak bisa berjalan sendiri dan membutuhkan keterlibatan aktif dari semua unsur.
"Pembangunan daerah tidak dapat dilakukan sendiri. Dibutuhkan komunikasi, koordinasi dan sinergi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, TNI, Polri, DPRD, pemerintah kecamatan, pemerintah desa dan seluruh elemen masyarakat," ujarnya dalam keterangan yang diterima di Sumbawa Barat.
Koordinasi yang solid antarlembaga dinilai mampu mengidentifikasi kebutuhan riil warga sekaligus mencari solusi atas persoalan yang berkembang di tengah masyarakat. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah kabupaten dalam merancang program yang responsif terhadap aspirasi warga.
Kejaksaan Negeri Sumbawa Barat berkomitmen mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan yang berpihak pada kepentingan publik. Dukungan ini diwujudkan melalui pelaksanaan tugas dan fungsi kejaksaan secara profesional, berintegritas, serta mengedepankan kepentingan hukum dan masyarakat.
"Tujuannya bagaimana kita bersama-sama menjembatani terwujudnya pemenuhan kepentingan masyarakat dengan program yang direncanakan Pemerintah Daerah, sehingga dapat memberikan rasa aman, nyaman, tenang dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat," jelas Mahfuddin.
Ia menambahkan, terciptanya keamanan dan ketertiban membutuhkan keterlibatan seluruh unsur sesuai dengan tugas dan kewenangan masing-masing. Kejaksaan akan terus membangun komunikasi intensif dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan terkait.
Bupati Sumbawa Barat H. Amar Nurmansyah turut hadir bersama jajaran Forkopimda, pimpinan DPRD, Sekretaris Daerah, para kepala perangkat daerah, camat, hingga kepala desa dalam rangkaian kegiatan tersebut. Kehadiran lintas elemen ini menjadi simbol pentingnya keterpaduan dalam menjalankan roda pemerintahan.
Mahfuddin menilai, semangat kemerdekaan harus diisi dengan kerja nyata dan pelayanan publik yang baik. "Semangat kemerdekaan harus kita isi dengan memberikan yang terbaik sesuai tugas kita masing-masing. Yang paling utama adalah bagaimana masyarakat merasakan manfaat dari kehadiran pemerintah dan seluruh institusi negara," tuturnya.
Momentum peringatan kemerdekaan ini diharapkan tidak berhenti pada acara seremonial saja, tetapi terus diwujudkan dalam pelaksanaan program dan kebijakan daerah. Kebersamaan antara pemerintah kabupaten, DPRD, Kejaksaan, TNI, Polri, dan elemen masyarakat menjadi modal penting untuk menghadirkan pemerintahan yang responsif dan memastikan setiap program pembangunan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Sumbawa Barat.