PANDEGLANG — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan prakiraan cuaca untuk wilayah Banten bagian selatan pada Kamis (20/8/2026). Dua kabupaten yang berdekatan, Pandeglang dan Lebak, justru akan mengalami kondisi atmosfer yang kontras di hari yang sama.
Di Kabupaten Pandeglang, langit diprediksi tertutup awan sepanjang hari. Suhu udara diperkirakan berada di kisaran 25 hingga 34 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan antara 53 hingga 92 persen. Kondisi ini membuat udara terasa panas di siang hari, terutama di wilayah pesisir.
Berbeda dengan Pandeglang, Kabupaten Lebak justru berpeluang diguyur hujan ringan. BMKG mencatat suhu di wilayah ini berada pada rentang 24 hingga 33 derajat Celsius.
Tingkat kelembapan udara di Lebak diprediksi lebih tinggi, yakni mencapai 63 hingga 95 persen. Kelembapan yang tinggi ini menjadi salah satu pemicu terbentuknya awan hujan, terutama pada sore hingga malam hari.
Bagi warga yang beraktivitas di kawasan Lebak, terutama yang bekerja di sektor pertanian atau transportasi, disarankan menyiapkan perlengkapan hujan. Intensitas hujan yang turun diprakirakan ringan, namun tetap berpotensi mengganggu jarak pandang bagi pengendara.
Perbedaan kondisi cuaca ini merupakan fenomena umum yang terjadi di wilayah selatan Banten, mengingat topografi kedua daerah yang berbeda. Pandeglang memiliki wilayah pesisir yang luas, sementara Lebak didominasi pegunungan.
BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi. Prakiraan cuaca ini bersifat dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan kondisi atmosfer.
Informasi ini menjadi penting bagi nelayan di pesisir Pandeglang dan petani di dataran tinggi Lebak, dua kelompok yang aktivitas hariannya paling bergantung pada kondisi cuaca.