Pengguna Qlola BRI Tembus 99.000, Volume Transaksi Melonjak 51% Jadi Rp 8.799 Triliun

Penulis: Nurul Huda  •  Jumat, 21 Agustus 2026 | 12:38:01 WIB
Pengguna aktif Qlola by BRI mencapai lebih dari 99.000 hingga semester I 2026.

BANTEN — Ribuan korporasi dan pelaku usaha kini menggantungkan operasional keuangan harian mereka pada satu platform digital bernama Qlola by BRI. Platform besutan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk ini bukan sekadar kanal transaksi, melainkan sudah menjadi pusat kendali keuangan perusahaan—mulai dari memantau arus kas, membayar pemasok, menggaji karyawan, hingga mengatur likuiditas.

Direktur Corporate Banking BRI Riko Tasmaya mengungkapkan, pembaruan tampilan ini bukan sekadar penyegaran visual. "Peluncuran Qlola New Skin menegaskan komitmen BRI untuk terus menjadi bank terdepan dalam penyediaan solusi layanan perbankan dan transaksi digital yang inovatif. Kami ingin memastikan bahwa setiap pengembangan Qlola by BRI mampu menjawab kebutuhan nasabah yang semakin dinamis," ujarnya dalam siaran resmi, Kamis (20/8/2026).

Bukan Sekadar Wajah Baru, Ini Tiga Pilar Utamanya

Pengembangan Qlola New Skin berlandaskan tiga pilar. Pertama, personalisasi, di mana tampilan dan akses transaksi bisa disesuaikan dengan kebutuhan spesifik setiap pengguna dalam ekosistem bisnisnya. Kedua, konektivitas, yang menghubungkan berbagai layanan dalam satu platform. Ketiga, pengalaman pengguna yang mulus, dengan penyederhanaan alur agar pengelolaan transaksi lebih mudah dan terpadu.

Lewat tampilan baru ini, nasabah bisa mengeksekusi pembayaran valuta asing secara real-time melalui fitur Instant Payment Valuta Asing. Platform juga memungkinkan pengaturan arus kas yang lebih efisien lewat fitur Efficient Fund Management.

Beberapa kapabilitas lain yang bisa diakses dalam satu genggaman meliputi visibilitas keuangan terpusat, manajemen pembayaran terintegrasi, pengelolaan penggajian pintar, hingga manajemen likuiditas strategis. Semua fitur itu dirancang untuk membantu perusahaan memantau kondisi keuangan, mengelola pembayaran dan penerimaan, serta mengoptimalkan proses distribusi tanpa berpindah-pindah aplikasi.

Lonjakan Transaksi dan Kontribusi ke Dana Pihak Ketiga

Pembaruan platform ini melanjutkan momentum pertumbuhan Qlola yang impresif. Hingga semester I 2026, jumlah pengguna aktif mencapai lebih dari 99.000, tumbuh 42,6 persen secara tahunan. Volume transaksi pada periode yang sama mencapai Rp 8.799 triliun, meningkat 51 persen dibanding tahun lalu.

Kinerja transaksi yang deras itu ikut menopang penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) BRI serta mendongkrak pendapatan berbasis komisi atau fee-based income perseroan. Artinya, semakin banyak korporasi yang beralih ke digital banking, semakin besar pula kontribusinya terhadap fundamental keuangan bank pelat merah ini.

Riko menambahkan, BRI akan terus memperluas kapabilitas platform dan memperkuat integrasi layanan. "Ke depan, kami akan menghadirkan inovasi yang memberikan nilai tambah bagi setiap pelaku dalam ekosistem bisnis," tuturnya.

Langkah BRI ini sejalan dengan tren percepatan digitalisasi perbankan di Indonesia, di mana korporasi semakin menuntut layanan yang cepat, aman, dan terintegrasi. Dengan basis pengguna yang terus bertumbuh, Qlola by BRI diposisikan sebagai tulang punggung transaksi keuangan korporasi di tengah kompetisi layanan digital yang kian ketat.

Reporter: Nurul Huda
Sumber: liputan6.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top