Pemkot Tangerang Gelar 47 Proyek Infrastruktur Sepanjang 2026, Rp69 Miliar Disiapkan untuk Perbaikan Jalan Strategis

Penulis: Mustofa Kamal  •  Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:43:02 WIB
Wali Kota Tangerang Sachrudin meninjau lokasi perbaikan Jalan M Toha yang menjadi prioritas dalam 47 paket proyek infrastruktur tahun 2026.

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang, Banten, menjadwalkan 47 paket pekerjaan infrastruktur sepanjang tahun 2026, mencakup peningkatan jalan, pembangunan ruas baru, hingga penataan trotoar. Dari total tersebut, anggaran sebesar Rp69 miliar dialokasikan khusus untuk menangani sejumlah ruas jalan strategis yang mengalami kerusakan struktural.

TANGERANG — Wali Kota Tangerang Sachrudin memastikan puluhan proyek infrastruktur yang berjalan tahun ini menyasar kebutuhan dasar warga, mulai dari mobilitas harian hingga kenyamanan pejalan kaki. Dari 47 paket pekerjaan tersebut, rinciannya mencakup 27 peningkatan atau rekonstruksi jalan, 10 pembangunan jalan baru, serta 10 proyek pembangunan dan penataan trotoar.

“Semua fasilitas yang dikerjakan untuk masyarakat, mohon dukungan agar bisa berjalan dengan baik dan segera dapat manfaatnya,” kata Sachrudin di Tangerang, Sabtu.

Fokus Perbaikan di Jalan M Toha

Salah satu prioritas yang tengah dieksekusi adalah perbaikan Jalan M Toha. Ruas ini disebut bagian dari program peningkatan infrastruktur jalan yang selama ini kerap dikeluhkan pengendara akibat permukaannya yang rusak.

Pemkot Tangerang menargetkan pengerjaan di Jalan M Toha rampung dalam tiga bulan sesuai kontrak, terhitung sejak pertengahan Agustus. Namun, Sachrudin mendorong adanya percepatan di lapangan tanpa mengorbankan kualitas hasil akhir.

“Kalau target, sesuai dikontrak tiga bulan selesai, mudah-mudahan ada percepatan selama tidak mengurangi kualitasnya. Kita dorong percepatan, tapi tidak boleh mengurangi kualitas jalan,” tegasnya.

Anggaran Rp69 Miliar dan Pengawasan Ketat

Kepala Dinas PUPR Kota Tangerang Taufik Syahzaeni menyebutkan alokasi Rp69 miliar difokuskan untuk penanganan ruas jalan yang mengalami kerusakan struktural. Dana tersebut bagian dari komitmen pemkot menjaga umur teknis jalan di tengah tingginya volume kendaraan.

Untuk memastikan mutu pekerjaan, Dinas PUPR telah menempatkan pengawas di lapangan. Koordinasi dengan kepolisian juga dilakukan untuk mengatur arus lalu lintas selama masa konstruksi berlangsung.

Saluran Pengaduan Warga Terintegrasi Perjaka Gesit

Masyarakat yang menemukan titik jalan rusak bisa melapor melalui Layanan Aspirasi Kotak Saran Anda (Laksa) di aplikasi Tangerang LIVE atau WhatsApp ke 0811-1500-152.

Setiap laporan yang masuk akan langsung terintegrasi dengan program Perbaikan Jalan Kota Gerakan Sehari Tuntas (Perjaka Gesit). Petugas telah disiagakan setiap hari untuk menindaklanjuti aduan warga secara cepat.

Sachrudin meminta kesabaran masyarakat selama proses pembangunan berlangsung. Ia menjamin jajarannya terus mendorong percepatan pengerjaan agar ruas jalan bisa segera digunakan kembali dengan nyaman dan aman.

Reporter: Mustofa Kamal
Sumber: banten.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top