SERANG — Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Serang Sarudin menyatakan pihaknya siap memasok 400 ton sampah per hari untuk PSEL Cilowong. Porsi itu bagian dari kebutuhan total 1.120 ton per hari yang dipenuhi bersama Kota Serang dan Kota Cilegon. Sarudin menyampaikan hal tersebut pada Senin (21/9/2026).
"Pada prinsipnya Kabupaten Serang sangat mendukung program PSEL ini. Estimasi selesai akhir 2028, awal 2029 sudah bisa beroperasi," kata Sarudin.
Sarudin menyebut target pasokan 400 ton per hari belum bisa dicapai tanpa penambahan armada pengangkut sampah. DLH Kabupaten Serang membutuhkan 104 unit armada, terdiri dari 24 unit dump truck dan 80 unit arm roll.
Selain armada, dibutuhkan 326 bak kontainer untuk mendukung pengelolaan dan pengangkutan sampah. Saat ini Pemkab Serang masih kekurangan 41 unit arm roll dan 233 kontainer.
"Kita siap memasok 400 ton sampah per hari," ujarnya.
Kekurangan armada dan kontainer tersebut akan dianggarkan secara bertahap pada 2027 dan 2028. Sarudin menjelaskan penambahan kontainer dalam jumlah besar untuk memastikan setiap desa memiliki satu bak penampung.
"Kenapa kontainer banyak, kita akan tempatkan satu desa satu kontainer," katanya.
Sarudin menegaskan seluruh sampah yang dihasilkan masyarakat tidak akan langsung dikirim ke PSEL Cilowong. Pengelolaan dari sumber atau hulu tetap dilakukan melalui sejumlah program, seperti bank sampah, TPS 3R, dan budidaya maggot.
"Jadi sampah di hulu tetap harus dikelola," ujarnya.
Langkah itu disebut untuk mengurangi volume sampah yang masuk ke fasilitas pengolahan sekaligus memperpanjang masa operasi TPSA Cilowong. Program pengelolaan di tingkat desa dan kecamatan menjadi bagian dari rantai pasok yang harus berjalan sebelum sampah diangkut ke lokasi PSEL.
DLH Kabupaten Serang tengah mengevaluasi sistem pengelolaan sampah yang telah didelegasikan kepada 15 kecamatan. Evaluasi dilakukan untuk memastikan pengelolaan di tingkat kecamatan berjalan efektif.
Jika dinilai tidak efektif, kewenangan tersebut akan ditarik kembali ke DLH Kabupaten Serang. Sarudin menyebut kemungkinan DLH akan menambah unit pelaksana teknis (UPT) di wilayah Serang Barat, Tengah, dan Timur.
"Jika tidak efektif maka kewenangan itu akan ditarik. Kemungkinan DLH akan menambah UPT di wilayah Serang Barat, Tengah, dan Timur," pungkasnya.
PSEL Cilowong ditargetkan beroperasi pada akhir 2028 atau awal 2029. Kabupaten Serang, Kota Serang, dan Kota Cilegon akan berbagi tanggung jawab pasokan sampah harian sesuai porsi masing-masing.