Pencarian

Hari Keenam Pencarian Speedboat Selat Sunda, Gubernur Banten Minta Basarnas Pertimbangkan Perpanjangan Operasi SAR

Senin, 14 September 2026 • 09:31:02 WIB
Hari Keenam Pencarian Speedboat Selat Sunda, Gubernur Banten Minta Basarnas Pertimbangkan Perpanjangan Operasi SAR
Tim SAR gabungan menyisir perairan Selat Sunda pada hari keenam pencarian speedboat yang hilang kontak.

PANDEGLANG — Memasuki hari keenam, operasi pencarian speedboat yang hilang kontak di perairan Selat Sunda melibatkan 14 unit armada. Rinciannya, tiga KRI dan satu KAL TNI AL, tiga kapal patroli Polairud, tiga KN SAR Basarnas Banten, Lampung, dan Jakarta, dua RIB Basarnas, serta dua kapal milik masyarakat.

Delapan orang yang belum ditemukan terdiri dari lima jurnalis dan tiga kru kapal. Tim SAR gabungan menyisir sejumlah sektor perairan Selat Sunda dalam pencarian hari keenam.

Material Ditemukan di Tiga Lokasi Berbeda

Dalam penyisiran itu, tim menemukan dua jaket pelampung, dua terpal, dan satu galon di lokasi yang berbeda. Material tersebut masih dalam proses identifikasi untuk memastikan apakah berkaitan dengan speedboat yang dicari.

"Beberapa (tim) ada yang menemukan material, namun material ini belum terkonfirmasi apakah merupakan bagian dari kapal yang dimaksud," kata Andra.

Permintaan Keluarga: Fokus Pencarian ke Pulau Sebesi

Usai memantau operasi di posko, Andra menemui keluarga lima jurnalis di Hotel Paniisan, Carita. Keluarga meminta pencarian turut difokuskan ke wilayah Pulau Sebesi dan berharap operasi tidak dihentikan pada hari ketujuh.

Andra menyatakan akan mengoordinasikan harapan tersebut dengan tim SAR. Pemprov Banten memastikan dukungan terhadap operasi pencarian serta memantau kondisi kesehatan keluarga korban yang berada di lokasi.

"Saya selaku Gubernur Banten berharap kepada Basarnas, sebagai pemimpin operasi ini, agar kiranya dapat mempertimbangkan harapan-harapan keluarga dan melihat beberapa potensi temuan hari ini," ujar Andra.

"Kami tetap berharap dan memohon doa agar para jurnalis dan kru kapal bisa segera ditemukan dalam keadaan selamat," tuturnya.

Evaluasi Hari Ketujuh Libatkan TNI, Polri, dan BMKG

Kepala Kantor SAR Banten Al Amrad mengatakan, pada hari ketujuh Basarnas Banten dijadwalkan melakukan evaluasi menyeluruh bersama TNI, Polri, BMKG, dan pemerintah daerah. Evaluasi itu akan menentukan kelanjutan operasi pencarian.

Hingga Minggu (13/9/2026) malam, keberadaan speedboat dan delapan penumpangnya masih belum diketahui.

Follow kabarcilegon.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: barayanews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks