Proton eMas 5 kembali mencatatkan diri sebagai mobil listrik terlaris di Malaysia pada April 2023 dengan penjualan mencapai 1.772 unit. Meskipun mengalami penurunan 14,4% dibanding bulan sebelumnya, eMas 5 tetap menunjukkan performa yang kuat dengan total penjualan tahun ini mencapai 8.473 unit.
Proton eMas 5 terus memimpin pasar mobil listrik di Malaysia, berdasarkan data pendaftaran terbaru dari Departemen Transportasi Jalan (JPJ). Kendaraan kota ini merupakan model terlaris di segmennya, menegaskan posisinya sebagai salah satu produk unggulan Proton.
Penjualan eMas 5 yang mencapai 1.772 unit pada bulan April 2023 menunjukkan minat yang tinggi di kalangan konsumen. Meskipun terdapat penurunan dibanding bulan Maret, di mana penjualannya mencapai 2.071 unit, angka tersebut tetap mengesankan dan menempatkan eMas 5 sebagai model keempat terlaris secara keseluruhan di Proton.
Di sisi lain, Proton eMas 7 merosot posisinya dengan hanya 636 unit terjual, kalah dari BYD Atto 3 Ultra yang terjual 778 unit. Ini menunjukkan bahwa strategi BYD dalam mengimpor kendaraan untuk memanfaatkan kebijakan pajak yang mendukung kendaraan listrik sangat efektif.
Menariknya, BYD Atto 2 kembali bangkit dengan penjualan 115 unit, sedangkan Tesla Model 3 menyusul di posisi kesepuluh dengan 105 unit, menunjukkan persaingan yang semakin ketat di segmen EV.
Perodua QV-E muncul sebagai kejutan dengan 52 unit terjual. Hal ini menunjukkan perbaikan kualitas yang sebelumnya menjadi masalah, memungkinkan kendaraan ini untuk bersaing di pasar mobil listrik.
Dengan delapan bulan tersisa di tahun ini, eMas 5 memiliki potensi untuk melampaui 20.000 unit terjual, jika tren penjualan ini berlanjut. Hal ini tentunya akan membawa dampak positif bagi industri otomotif Malaysia dan konsumen yang semakin sadar akan pentingnya kendaraan ramah lingkungan.
Penurunan penjualan eMas 7 disebabkan oleh persaingan ketat dari BYD Atto 3 Ultra, yang lebih banyak terjual berkat strategi impor yang efektif.
Hingga April 2023, total penjualan eMas 5 mencapai 8.473 unit, menunjukkan performa yang konsisten di pasar mobil listrik.
Dengan perbaikan kualitas, QV-E berpotensi untuk mengalami peningkatan penjualan ke depan, terutama jika masalah sebelumnya telah teratasi.