TANGSEL — Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Tangsel Tb Asep Nurdin menyebut program internet gratis merupakan fondasi ekosistem masjid digital yang tengah dibangun. Hingga kini, total titik layanan internet gratis yang disediakan Pemkot telah mencapai lebih dari 5.000 titik, menjangkau taman warga dan ruang publik.
“Internet gratis sudah menjangkau ratusan masjid dan musala. Bahkan taman-taman warga dan ruang publik juga sudah terhubung dengan layanan internet gratis,” ujar Asep saat Safari Subuh di Masjid Al-Huda, Ciputat, Sabtu (30/5).
Inovasi terbaru dari Diskominfo adalah aplikasi Tangsel Mengaji, platform pembelajaran agama yang memanfaatkan AI. Melalui aplikasi ini, warga bisa mengakses materi pembelajaran, berinteraksi dengan pengajar, hingga mendapatkan pendampingan belajar secara daring.
“Kami ingin masyarakat lebih mudah belajar agama. Di aplikasi ini warga bisa menjadi murid maupun pengajar sesuai kebutuhan,” jelas Asep.
Platform ini dirancang untuk menjembatani kebutuhan belajar keislaman di tengah keterbatasan waktu dan jarak. Warga dapat mengakses modul Al-Qur’an, hadis, dan materi keislaman lainnya kapan saja melalui ponsel.
Tidak berhenti pada penyediaan akses internet, Diskominfo juga memberikan pendampingan digital bagi pengurus masjid. Bantuan mencakup penyediaan hosting, server, hingga pengembangan website masjid secara gratis.
“Kami ingin masjid-masjid di Tangsel naik kelas secara digital. Jadi bukan hanya internet, tetapi juga pengelolaan informasi dan layanan digitalnya kami bantu,” katanya.
Program ini diharapkan mampu menghubungkan seluruh masjid dan musala dalam satu ekosistem digital. Dengan begitu, berbagai kegiatan keagamaan bisa diakses masyarakat lebih luas, mulai dari jadwal kajian hingga siaran dakwah.
Di tengah gencarnya digitalisasi, Asep mengingatkan warga agar tetap kritis terhadap arus informasi. Ia menyoroti risiko penyalahgunaan teknologi AI yang kini bisa memanipulasi suara, wajah, hingga bentuk tubuh seseorang.
“Sekarang AI bisa memanipulasi suara, wajah, bahkan bentuk tubuh seseorang. Karena itu masyarakat jangan mudah percaya pada informasi yang beredar di media sosial tanpa melakukan verifikasi,” tegasnya.
Pemkot Tangsel menargetkan seluruh jaringan masjid dan musala di kota itu saling terkoneksi secara digital. “Target kami seluruh jaringan masjid dan musala di Tangsel saling terkoneksi sehingga berbagai kegiatan keagamaan bisa diakses masyarakat lebih luas,” pungkas Asep.