Embark Studios Uji Mode PvE Murni di Arc Raiders Versi Beta China, Sinyal Perubahan Besar Genre Extraction Shooter

Penulis: Kaharuddin Yusuf  •  Selasa, 02 Juni 2026 | 18:28:44 WIB
Embark Studios uji coba mode PvE murni dalam beta Arc Raiders versi China.
brutal ala Escape from Tarkov. ISI:

Lewat unggahan media sosial, pengguna Babaoisland mengungkapkan versi China Arc Raiders yang tengah menjalani beta tertutup memiliki beberapa mode berfokus PvE. Salah satu yang paling menarik perhatian adalah mode bertajuk "Rebellion Incident". Dalam mode ini, PvP otomatis dimatikan. Pemain yang nekat menembak pemain lain harus menekan tombol secara sadar untuk mendeklarasikan diri sebagai "hostile". Konsekuensinya berat: si pengkhianat langsung terlihat permanen di peta dan kompas, membuka peluang bagi pemain lain untuk bersatu dan memburunya.

Pemain "Pengkhianat" Jadi Target Bersama

Mekanisme ini menciptakan dinamika sosial yang unik. Alih-alih menjadi mode PvE steril, "Rebellion Incident" justru menghukum agresi secara kolektif. Sistem ini mengubah pemain agresif menjadi "bos" yang bisa diburu seluruh pemain lain di peta. Pendekatan ini cukup cerdas untuk menguji seberapa besar toleransi komunitas terhadap elemen PvP di lingkungan yang seharusnya kooperatif.

Mode Kekacauan Raja dan Ratu

Selain "Rebellion Incident", beta China menghadirkan mode lain yang menambahkan musuh spesial bernama King atau Queen bersama Matriarch di peta. Mode ini menciptakan kekacauan tingkat tinggi yang secara tidak langsung memaksa pemain bekerja sama. Meskipun pemain masih bisa saling membunuh secara diam-diam, tingkat ancaman dari musuh PvE yang tinggi membuat kerja sama menjadi pilihan lebih logis. Mode ini tampaknya dirancang untuk mengukur reaksi komunitas ketika ancaman PvE begitu intens hingga mengalahkan insting kompetitif mereka.

Komunitas Terbelah, Embark Butuh Data

Keputusan Embark menguji mode PvE ini bukan tanpa alasan. Dalam wawancara dengan The Guardian, Embark Studios mengungkap data menarik: 30% pemain Arc Raiders menginginkan sesi bermain yang benar-benar damai tanpa PvP. Di sisi lain, 30% lainnya secara aktif mencari pertempuran PvP. Sisanya, 40%, menikmati campuran antara PvE dan PvP. Data ini menunjukkan komunitas game ini hampir terbelah rata, sehingga penambahan mode PvE murni bisa menjadi solusi untuk mempertahankan kedua kelompok pemain.

Belum Ada Kepastian untuk Wilayah Lain

Hingga saat ini, Embark Studios belum memberikan pernyataan resmi mengenai rencana membawa mode-mode berfokus PvE ini ke wilayah lain, termasuk Amerika Utara dan Eropa. Sangat mungkin mode-mode ini hanyalah "map conditions" eksklusif beta yang digunakan untuk pengujian internal. Namun, tak menutup kemungkinan pengembang sengaja mengukur minat pasar terhadap mode kooperatif sebelum membuat keputusan besar. Apapun hasilnya, pemain mungkin harus bersabar, karena Embark baru saja mengumumkan peralihan ke jadwal pembaruan yang hanya dilakukan dua kali setahun.

Reporter: Kaharuddin Yusuf
Sumber: gamespot.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top