SERANG — Pelatihan yang berlangsung di Kota Serang tersebut menghadirkan tiga materi utama: penyusunan laporan keuangan, pengelolaan rumah singgah, dan praktik langsung penggunaan platform AI. Kepala Pusat Pengelolaan Keuangan UT, Dra. Any Meilani, M.Si., menegaskan bahwa laporan keuangan yang baik menjadi fondasi keberlangsungan organisasi maupun usaha.
“Laporan keuangan yang baik harus mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, pengendalian keuangan, serta mampu menjadi dasar dalam pengambilan keputusan strategis oleh pimpinan organisasi maupun pelaku usaha,” ujar Any Meilani dalam sesi tersebut.
Materi pemanfaatan teknologi AI disampaikan oleh tim MWX, perusahaan startup yang bergerak di bidang pengembangan AI dan marketplace berbasis AI. Peserta dikenalkan pada berbagai solusi digital, mulai dari pembuatan konten promosi, penyusunan strategi pemasaran digital, optimalisasi penjualan melalui marketplace, hingga teknik menyusun prompt agar AI menghasilkan informasi yang sesuai kebutuhan bisnis.
Tidak hanya teori, peserta juga melakukan praktik langsung menggunakan berbagai platform AI. Pendekatan ini diharapkan membantu UMKM meningkatkan efisiensi kerja, memperluas jangkauan pemasaran, dan memperkuat daya saing di tengah perkembangan ekonomi digital.
Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Universitas Terbuka dalam menjalankan pengabdian kepada masyarakat melalui peningkatan kapasitas yayasan dan pelaku UMKM. Kolaborasi dengan Yayasan Senyum Insan Nusantara dan MWX diharapkan mampu menciptakan ekosistem pembelajaran yang mendorong lahirnya organisasi sosial dan UMKM yang profesional, adaptif terhadap teknologi, serta memiliki tata kelola yang baik.
Prof. Dr. Etty Puji Lestari, S.E., M.Si. dari LPPM UT menyampaikan bahwa pihaknya mengharapkan para peserta mampu menerapkan pengelolaan keuangan yang lebih profesional sekaligus memanfaatkan teknologi AI sebagai strategi pengembangan usaha. Dengan bekal tersebut, UMKM diharapkan dapat tumbuh menjadi usaha yang kuat, mandiri, dan berdaya saing, sementara yayasan dapat meningkatkan akuntabilitas dalam pengelolaan program serta memperkuat kepercayaan para donatur dan mitra.