SERANG — Kolaborasi antara aparat keamanan dan organisasi keagamaan di Banten kembali diperkuat. Kepala Bidang Humas Polda Banten Kombes Pol. Maruli Ahiles Hutapea menegaskan bahwa sinergi ini merupakan kunci utama dalam memelihara situasi kamtibmas yang kondusif, terutama menjelang agenda politik nasional.
Menurut Maruli, peran tokoh agama dan organisasi seperti Bamagnas tidak sekadar seremonial. Mereka menjadi jembatan komunikasi antara kepolisian dan komunitas umat di lapangan. “Kemitraan dengan tokoh lintas agama memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas keamanan sekaligus memperkuat nilai-nilai persatuan di tengah masyarakat,” ujarnya saat menghadiri pelantikan dan pengukuhan pengurus DPW Bamagnas Provinsi Banten di Pendopo Gubernur Banten, Senin.
Polda Banten berkomitmen untuk terus merawat kolaborasi ini bersama kepengurusan Bamagnas yang baru saja dilantik. Maruli mengajak seluruh elemen masyarakat untuk aktif mendeteksi serta mencegah potensi gangguan keamanan sejak dini.
Dalam kesempatan yang sama, Maruli menyampaikan selamat kepada jajaran pengurus yang baru. Ia berharap organisasi ini mampu menjadi perekat persatuan dan toleransi di Banten. “Semoga amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab serta mampu menjadi jembatan dalam memperkuat persatuan, menjaga toleransi, dan menciptakan kehidupan bermasyarakat yang harmonis,” pesannya.
Ia menambahkan, dengan semangat kebersamaan seluruh elemen masyarakat, Provinsi Banten dapat terus terjaga dalam kondisi aman, damai, dan sejuk. “Dengan kebersamaan seluruh elemen masyarakat, kita dapat bersama-sama menjaga Provinsi Banten tetap aman, damai, dan sejuk,” kata Maruli.
Menanggapi penguatan sinergi ini, Ketua DPW Bamagnas Provinsi Banten Pendeta Hani F. Lontaan menyatakan kesiapannya berkolaborasi dengan pemerintah daerah. Organisasinya berkomitmen mendukung berbagai program, terutama dalam menjaga kerukunan umat beragama.
“Termasuk dalam menjaga kerukunan umat beragama. Setelah mendapatkan amanah ini kami bersama segenap jajaran pengurus Bamagnas dengan sekuat tenaga akan melaksanakan mandat dari pimpinan pusat,” kata Hani.
Langkah ini menjadi sinyal positif bagi iklim toleransi di Banten, di mana kepolisian tidak bekerja sendiri melainkan menggandeng tokoh agama sebagai mitra strategis dalam menjaga kedamaian.