PANDEGLANG — Gubernur Banten Andra Soni meminta Dinas Pariwisata Provinsi Banten segera menindaklanjuti usulan Pesta Rakyat Cibaliung (PRC) untuk masuk dalam agenda nasional. Ajang tahunan di ujung selatan Pandeglang itu dinilai layak menjadi bagian dari Karisma Event Nusantara (KEN) yang dikelola Kementerian Pariwisata.
"Harus ditindaklanjuti supaya event ini bisa kita usulkan sebagai salah satu bagian dari Karisma Event Nusantara," kata Andra Soni di Pandeglang, Kamis.
Menurut Andra, kemeriahan PRC tahun ini luar biasa. Antusiasme masyarakat Cibaliung dalam menyambut peringatan kemerdekaan disebutnya hampir sama dengan suasana Lebaran. Tradisi yang berlangsung puluhan tahun ini dinilai menjadi bentuk ekspresi kecintaan warga terhadap Republik Indonesia.
Ia menambahkan, momen ini sekaligus menjadi cara masyarakat mengisi kemerdekaan dengan mengenang jasa pahlawan serta ikut membangun daerah. Konsistensi dan kekhasan acara yang tidak tergantikan menjadi alasan utama usulan tersebut digulirkan.
Pelaksana Tugas (Plt.) Camat Cibaliung Amir Mahmud menyebut kehadiran Gubernur Banten dalam PRC 2026 menjadi catatan tersendiri bagi masyarakat di sembilan desa yang tersebar di kecamatan tersebut. Momentum ini selalu dimanfaatkan warga perantauan untuk pulang kampung dan merayakan kemerdekaan secara bersama-sama.
Ketua PRC 2026 Sujana menyampaikan kebanggaannya atas kehadiran langsung Gubernur beserta Ketua TP PKK Provinsi Banten Tinawati Andra Soni. Ia berharap dukungan pemerintah terus mengawal PRC hingga resmi masuk kalender ajang pariwisata nusantara.
"PRC harus menjadi kalender event nusantara dan ini harus dikawal," ujar Sujana.
KEN merupakan program Kementerian Pariwisata untuk mengkurasi event unggulan daerah di seluruh Indonesia. Penetapan sebagai bagian dari KEN biasanya membawa dampak pada promosi nasional hingga pendampingan penyelenggaraan. Bagi Cibaliung, status ini berpotensi meningkatkan kunjungan wisatawan ke kawasan selatan Banten yang dikenal dengan pesona alam dan budayanya.