TANGERANG, RRI — Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj), Dahnil Azhar Simanjuntak, mengungkapkan rekrutmen Petugas Penyelenggaraan Ibadah Haji (PPIH) 1448 Hijriah/2027 Masehi mengalami banyak perubahan drastis dibandingkan periode sebelumnya.
"Nah, kita kerja sama dengan BKN (Badan Kepegawaian Negara). Jadi, banyak perubahan drastis dalam rekrutmennya," ujar Dahnil di Asrama Haji Grand El Hajj, Cipondoh, Tangerang, Kamis (3/9/2026).
Dahnil menjelaskan, skema seleksi tahun ini menghapus kewajiban peserta untuk mengikuti tes di Jakarta. Seluruh rangkaian ujian dapat dilakukan di daerah masing-masing.
"Kalau dahulu tesnya harus ke Jakarta, tahun ini semuanya bisa di daerah masing-masing bekerja sama dengan BKN," kata Dahnil.
Ia menambahkan, kerja sama dengan BKN bertujuan memperluas akses dan menjaring kandidat petugas haji yang lebih berkualitas dari seluruh provinsi. Pendaftaran seleksi sendiri telah resmi ditutup dan saat ini memasuki tahapan verifikasi lanjutan.
"Sampai dengan hari ini kan sudah ditutup dan yang daftar..." tandasnya.