SERANG — Atmosfer persaingan papan atas akan tersaji di Stadion Internasional Banten saat Dewa United Banten FC menghadapi Semen Padang FC dalam lanjutan pekan ke-31 Super League 2025/2026, Minggu (3/5/2026) pukul 19.00 WIB. Laga kandang ini menjadi krusial bagi skuat berjuluk Banten Warriors untuk mempertahankan tren positif di penghujung musim.
Tuan rumah datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah mencatatkan performa impresif dalam beberapa laga terakhir. Kemenangan menjadi harga mati bagi anak asuh Jan Olde Riekerink demi menjaga peluang finis di zona elit klasemen. Pelatih asal Belanda tersebut menegaskan bahwa timnya saat ini fokus menyapu bersih sisa pertandingan yang ada.
Target 59 Poin dan Ambisi Finis di Empat Besar
Jan Olde Riekerink mematok target realistis namun ambisius dengan melihat perolehan poin tim pada musim sebelumnya. Dengan empat laga tersisa, ia optimistis Dewa United mampu mendekati pencapaian musim lalu yang mengoleksi 61 poin. Fokus utama tim kini adalah mengamankan poin maksimal di setiap pertandingan sisa.
"Faktanya, kami masih memiliki empat pertandingan tersisa hingga akhir musim. Ini memang belum saatnya untuk melakukan evaluasi akhir, tetapi beberapa kesimpulan sudah bisa diambil sebelum musim benar-benar berakhir," ujar Riekerink, Minggu (3/5/2026).
"Jika melihat musim lalu, kami mengumpulkan 61 poin. Apabila kami mampu memenangkan tiga atau empat pertandingan terakhir, kami akan meraih 59 poin, hanya terpaut dua poin dari musim sebelumnya," sambungnya menjelaskan kalkulasi poin tim.
Konsistensi Dewa United dalam Sepuluh Pertandingan Terakhir
Performa Dewa United menunjukkan grafik meningkat signifikan pasca-jeda musim dingin. Dalam sepuluh laga terakhir, Banten Warriors hanya menelan satu kekalahan, sebuah catatan yang dianggap Riekerink lebih baik dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu. Konsistensi ini menjadi modal berharga menghadapi tekanan di sisa liga.
"Jika menilik 10 pertandingan terakhir yang kami jalani, performa kami juga sebanding, bahkan saat ini lebih baik dibandingkan musim lalu. Dari 10 laga tersebut, kami meraih tujuh kemenangan, dua hasil imbang, dan satu kekalahan. Ini menunjukkan adanya peningkatan yang kembali kami capai untuk tahun ketiga berturut-turut setelah jeda musim dingin," jelasnya.
"Kini, dalam empat pertandingan tersisa, tujuan utama kami adalah memenangkan semuanya untuk mencapai 59 poin dan, jika memungkinkan, finis di posisi keempat. Itulah motivasi yang harus kami pegang," tegas Riekerink mengenai motivasi di ruang ganti pemain.
Waspada Motivasi Semen Padang Lepas dari Degradasi
Meski diunggulkan, Dewa United tidak boleh meremehkan Semen Padang. Tim tamu yang dijuluki Kabau Sirah diprediksi akan tampil habis-habisan karena mereka masih berjuang untuk memastikan diri bertahan di kasta tertinggi kompetisi sepak bola Indonesia. Motivasi bertahan hidup lawan seringkali menjadi batu sandungan bagi tim papan atas.
"Selanjutnya, kami akan menghadapi Semen Padang. Mereka masih membutuhkan sembilan poin untuk memastikan tetap bertahan, sehingga belum sepenuhnya aman dari degradasi," terangnya mengingatkan kewaspadaan tim.
"Karena itu, mereka pasti akan tampil habis-habisan untuk meraih kemenangan. Bagi kami, ambisinya jelas, yaitu mencapai posisi setinggi mungkin di klasemen. Dan sekali lagi, jika dianalisis, raihan 59 poin hanya terpaut dua poin dari musim lalu," tambah pelatih yang pernah menangani Galatasaray tersebut.
Pertandingan ini diprediksi akan berjalan dengan intensitas tinggi mengingat kedua tim memiliki kepentingan yang sangat kontras di tabel klasemen. Kemenangan bagi Dewa United akan memperkokoh posisi mereka di jalur perebutan empat besar, sementara kekalahan akan semakin menyulitkan posisi Semen Padang di zona bawah.