JAKARTA — Memasuki pekan ketiga Juli 2026, seluruh produk BBM Pertamina masih mengacu pada daftar harga yang berlaku sejak 1 Juli. Tidak ada penyesuaian tarif lanjutan dari perusahaan pelat merah tersebut, demikian dikutip dari data resmi Pertamina.
Penyesuaian harga terbaru terjadi pada 1 Juli 2026. Saat itu, tiga produk nonsubsidi—Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex—mengalami perubahan harga. Namun, sejak tanggal tersebut, ketiganya belum kembali disesuaikan hingga kini.
Pertamax dan Pertalite Sudah Lebih Sebulan Tak Bergerak
Kondisi berbeda berlaku untuk Pertamax dan Pertamax Green 95. Kedua produk ini tercatat lebih lama tidak tersentuh penyesuaian. Terakhir kali harganya berubah pada 10 Juni 2026. Artinya, sudah lebih dari sebulan harga Pertamax dan Pertamax Green 95 bertahan di level yang sama.
Sementara itu, Pertalite (RON 90) dan Biosolar Subsidi juga belum menunjukkan tanda-tanda perubahan tarif hingga pertengahan bulan ini. Harga kedua BBM bersubsidi itu masih sama seperti beberapa bulan sebelumnya.
Daftar Harga BBM di Pulau Jawa per 17 Juli 2026
Untuk wilayah DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur, harga BBM Pertamina per 17 Juli 2026 adalah sebagai berikut:
- Pertalite (RON 90): Rp10.000/liter
- Pertamax (RON 92): Rp16.250/liter
- Pertamax Green 95: Rp17.000/liter
- Pertamax Turbo (RON 98): Rp19.300/liter
- Dexlite (CN 51): Rp19.700/liter
- Pertamina Dex (CN 53): Rp21.150/liter
- Biosolar Subsidi: Rp6.800/liter
Kenapa Harga BBM Berbeda di Setiap Daerah?
Pertamina memberlakukan harga yang tidak seragam di seluruh Indonesia. Selain jenis bahan bakar, besaran tarif dipengaruhi oleh sejumlah faktor yang berbeda di setiap wilayah pemasaran.
Beberapa faktor tersebut meliputi biaya distribusi, kondisi geografis, besaran Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB), hingga kebijakan khusus di kawasan tertentu, seperti Free Trade Zone (FTZ) di Sabang dan Batam.
Perbandingan Harga di Beberapa Wilayah
Di Aceh, harga Pertamax (RON 92) tercatat Rp16.650/liter—lebih mahal Rp400 dibandingkan di Jakarta. Sementara di FTZ Sabang, Pertamax dijual lebih murah, yakni Rp15.250/liter. Di Sumatera Barat, Riau, dan Kepulauan Riau, harga Pertamax bahkan mencapai Rp17.000/liter.
Untuk kawasan FTZ Batam, harga BBM cenderung lebih rendah. Pertamax Turbo misalnya, hanya Rp18.350/liter, sementara di Jakarta mencapai Rp19.300/liter. Perbedaan ini menunjukkan bagaimana struktur biaya dan kebijakan fiskal daerah sangat memengaruhi harga akhir di pompa bensin.