SERANG — Ratusan mahasiswa dan dosen Universitas Bina Bangsa (UNIBA) memadati Auditorium Kampus 1, Kota Serang, dalam seminar internasional yang membahas jalur karier di Turkiye, Eropa, dan Jepang. Acara ini juga diikuti peserta secara daring melalui Zoom Meeting.
Perguruan Tinggi Wajib Siapkan Lulusan Global
Ketua Dewan Pembina Yayasan UNIBA, Prof. Furtasan Ali Yusuf, menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki tanggung jawab menyiapkan lulusan yang mampu bersaing di tingkat internasional. Menurutnya, batas geografis bukan lagi penghalang bagi generasi muda untuk berkarier di berbagai negara.
“Mahasiswa perlu membekali diri dengan kemampuan bahasa asing, keterampilan digital, berpikir kritis, serta integritas agar mampu bersaing di pasar kerja global,” ujarnya.
Internasionalisasi Jadi Prioritas Kampus
Rektor UNIBA, Prof. Bambang D. Suseno, menambahkan bahwa internasionalisasi menjadi salah satu prioritas kampus dalam meningkatkan kualitas lulusan. Ia mendorong mahasiswa berani memanfaatkan peluang pendidikan dan pekerjaan di luar negeri.
“Seminar ini menjadi jembatan bagi mahasiswa untuk memperoleh informasi langsung dari para akademisi dan praktisi internasional mengenai berbagai jalur karier di Turkiye, Eropa, Jepang, maupun negara lainnya,” kata Bambang.
Bekal yang Dibutuhkan: Bahasa Asing hingga Soft Skills
Randy Joy M. Ventayen dari Pangasinan State University, Filipina, menekankan pentingnya penguasaan teknologi digital, kemampuan berpikir kritis, serta jejaring internasional. Sementara itu, Dare Adekoya Oluwatobi dari Krirk University, Thailand, menilai kemampuan komunikasi dan penguasaan bahasa Inggris menjadi faktor kunci.
Hanisah Binte Kasmuri dari Singapore University of Social Sciences mengingatkan pentingnya pengembangan karakter, kepemimpinan, dan semangat belajar sepanjang hayat di tengah perubahan dunia kerja yang semakin cepat.
Peluang di Jepang dan Turkiye Masih Terbuka Lebar
President Director Seikounomichi Indonesia, Subkhi Variano Muhammad, memaparkan bahwa peluang karier di Jepang masih terbuka bagi lulusan Indonesia, terutama yang memiliki kemampuan bahasa Jepang, disiplin, dan etos kerja baik. Sementara Upiyadi dari LPK Anak Didik Indonesia menjelaskan Turkiye menjadi tujuan menjanjikan karena posisinya sebagai penghubung Asia dan Eropa.
Integritas dan Etika Tak Kalah Penting
Ketua KPU Provinsi Banten, Mohamad Ihsan, yang turut menjadi pembicara, menegaskan bahwa kompetensi global harus diimbangi dengan integritas, etika, dan tanggung jawab dalam bekerja.
Melalui seminar ini, peserta memperoleh informasi mengenai peluang studi lanjut, program pertukaran mahasiswa, magang, hingga prospek karier profesional di berbagai negara. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen UNIBA memperkuat jejaring internasional sekaligus menyiapkan lulusan berdaya saing global.