TANGERANG — Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Tangerang, Banten, membuka pelatihan vokasi sekuriti secara gratis bagi warga penerima zakat, atau mustahik. Program ini dirancang untuk menjembatani mereka yang tidak memiliki pekerjaan tetap agar bisa mendapatkan penghasilan layak di sektor keamanan.
Ketua Baznas Kota Tangerang Aslie Elhusyairy mengatakan, peserta yang mengikuti pelatihan akan ditempatkan melalui lembaga yang telah bekerja sama dengan Baznas. Sebelum penempatan, mereka dibekali keterampilan sesuai standar industri dan kebutuhan klien.
"Ini adalah upaya kami agar mustahik memiliki keterampilan dan pekerjaan, sehingga mampu meningkatkan ekonomi keluarga," kata Aslie di Tangerang, Sabtu.
Siapa Saja yang Bisa Mendaftar?
Pendaftaran pelatihan dibuka dengan kuota terbatas hingga 10 Juni 2026 di Kantor Baznas Kota Tangerang, Jalan Nyi Mas Melati. Peserta harus memenuhi sejumlah persyaratan administratif dan fisik.
Dokumen yang wajib dilampirkan antara lain KTP domisili Kota Tangerang, fotokopi ijazah SMA atau sederajat sebanyak dua lembar, serta foto ukuran 3x4 sebanyak dua lembar. Calon peserta juga harus menyertakan surat keterangan sehat dari puskesmas atau fasilitas kesehatan lainnya.
Selain itu, pendaftar harus diusulkan oleh Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) Baznas di kecamatan setempat dan melampirkan surat permohonan bantuan pelatihan dari kelurahan. Curriculum Vitae (CV), foto rumah, serta formulir kesediaan mengikuti pelatihan hingga selesai juga menjadi syarat wajib.
Kriteria Fisik dan Komitmen Peserta
Baznas menetapkan kriteria khusus bagi calon peserta. Pelamar harus berusia 21 hingga 38 tahun, laki-laki, dengan tinggi badan minimal 165 sentimeter dan berat badan ideal.
Peserta tidak boleh memiliki kegiatan rutin atau pekerjaan tetap. Mereka juga tidak boleh berstatus cacat hukum di Indonesia dan harus bersedia dikunjungi oleh tim survei. Komitmen mengikuti pelatihan hingga tuntas serta menaati peraturan yang disepakati menjadi syarat mutlak.
Dampak Program bagi Perekonomian Warga
Program ini menjadi salah satu solusi bagi warga Kota Tangerang yang kesulitan mendapatkan akses pekerjaan formal. Dengan keterampilan sekuriti yang terstandar, mustahik diharapkan bisa bersaing di pasar tenaga kerja.
Baznas Kota Tangerang menargetkan peserta tidak hanya mendapat sertifikat, tetapi juga langsung bekerja setelah pelatihan usai. Langkah ini sejalan dengan upaya pemkot dalam menekan angka pengangguran dan kemiskinan di wilayah perkotaan.