BANTEN — Bermain di Stadion Arrowhead, Rabu (17/6) waktu setempat, Argentina tampil dominan sejak menit awal. Gol pembuka Messi pada menit ke-17 langsung menjadi sorotan. Sang megabintang terlihat berkaca-kaca usai membobol gawang Aljazair yang dikawal Luca Zidane.
Bukan Soal Sepak Bola, Messi Akui Hari-Hari Sulit
Usai pertandingan, Messi buka suara soal momen emosional tersebut. "Itu tidak ada hubungannya dengan sepak bola, saya sedang melewati hari-hari yang sulit," ujarnya dikutip dari World Soccer Talk.
"Ini masalah yang sama sekali tidak terkait dengan olahraga, saya melewati beberapa hari yang sulit dan rumit," tambah pemain berusia 38 tahun itu. Ia juga berterima kasih kepada rekan setim dan staf pelatih yang telah memberinya dukungan penuh.
Hattrick di Babak Kedua, Aljazair Tak Berkutik
Argentina menggandakan keunggulan pada menit ke-60. Berawal dari sepakan Alexis Mac Allister yang ditepis Luca Zidane, bola rebound jatuh tepat di kaki Messi yang berdiri bebas di depan gawang. Dengan tenang, ia menyontek bola ke pojok kiri gawang Aljazair.
Peluang hattrick Messi nyaris terwujud enam menit berselang, namun tendangan kaki kirinya masih bisa dihalau kiper Aljazair. Gol ketiga baru lahir pada menit ke-76. Umpan Nico Gonzalez dikonversi Messi menjadi gol ke sudut kiri bawah gawang lawan. Skor 3-0 bertahan hingga laga usai.
Dampak Hasil Ini bagi Argentina di Grup J
Kemenangan telak ini menempatkan Argentina di puncak klasemen sementara Grup J dengan tiga poin. Produktivitas gol yang tinggi serta performa impresif Messi menjadi modal berharga untuk laga selanjutnya. Argentina dijadwalkan menghadapi lawan berikutnya dalam beberapa hari ke depan.
Bagi Aljazair, kekalahan ini menjadi pekerjaan rumah besar. Luca Zidane dkk harus segera berbenah jika ingin menjaga asa lolos ke babak gugur. Lini belakang mereka yang keropos tiga kali harus dipaksa memungut bola dari gawangnya sendiri.