SERANG — Momentum Hari Pelaut Sedunia yang jatuh setiap 25 Juni menjadi pengingat akan besarnya risiko yang diemban para pelaut. Tahun ini, International Maritime Organization (IMO) mengusung tema “Carrying World Trade, Carrying the Risks”, yang secara gamblang menggambarkan dua sisi mata uang profesi ini: sebagai penggerak ekonomi dunia sekaligus garda terdepan yang menghadapi bahaya di lautan.
Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki menyebut kontribusi para pelaut sangat vital, mulai dari distribusi logistik hingga menjaga konektivitas antarnegara. “Terima kasih atas dedikasi, pengabdian, dan semangat yang terus menjaga jalur pelayaran serta mendukung kelancaran perdagangan dan perekonomian nasional,” ujarnya di Serang, Kamis (25/6).
Risiko Nyata di Balik Kelancaran Rantai Pasok
Tema yang diusung IMO tahun ini tidak sekadar retorika. Para pelaut harus berhadapan dengan cuaca ekstrem, ancaman perompakan, hingga tekanan psikologis akibat berbulan-bulan terpisah dari keluarga. Di tengah kondisi itu, mereka tetap memastikan pasokan barang—dari bahan baku industri hingga kebutuhan pokok—sampai ke tujuan.
“Mereka adalah pahlawan tanpa tanda jasa yang bekerja di balik layar. Tanpa mereka, roda perekonomian global bisa terhenti,” tambah Kapolda.
Polda Banten: Menjaga Keamanan di Jalur Strategis
Provinsi Banten memiliki posisi geografis yang krusial. Pelabuhan Merak dan perairan Selat Sunda menjadi simpul utama jalur distribusi barang antar pulau. Polda Banten berkomitmen menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah perairan melalui sinergi dengan instansi terkait.
Langkah ini diambil untuk memastikan aktivitas pelayaran berlangsung aman, tertib, dan lancar. Stabilitas keamanan di jalur ini berdampak langsung pada kelancaran distribusi logistik ke Sumatera dan sekitarnya.
Apa yang Bisa Dilakukan Masyarakat?
Melalui peringatan ini, Polda Banten mengajak masyarakat untuk turut memberikan penghargaan kepada para pelaut. Bentuk apresiasi bisa sederhana, seperti memahami risiko profesi mereka atau mendukung kebijakan yang melindungi hak-hak pelaut.
“Mari kita hargai perjuangan mereka. Dukungan dari semua pihak sangat berarti bagi semangat para pelaut yang terus berlayar meski penuh tantangan,” tutup Irjen Pol. Hengki.