LEBAK — Program Suling atau Salat Subuh Keliling kembali digelar jajaran Polsek Rangkasbitung, Polres Lebak, Polda Banten. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh AIPDA Danu Nugraha dan AIPDA Wahyu Zjatmiko di Masjid Al Hidayah yang berlokasi di Jalan Ir. Juanda, Kelurahan Cijoro Lebak, Kecamatan Rangkasbitung, Jumat (24/1/2025) pukul 04.45 WIB.
Momen Membangun Kedekatan dengan Tokoh Agama
Kapolres Lebak AKBP Herfio Zaki melalui Kapolsek Rangkasbitung AKP Henri Sinaga menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan arahan langsung dari Kapolda Banten. "Ya pagi ini anggota Polsek Rangkasbitung melaksanakan Program Kapolda Banten yaitu Suling di Jalan Ir. Juanda Masjid Al-Hidayah," ujar Kapolsek.
Menurutnya, kehadiran polisi di tengah jamaah subuh bukan sekadar menjalankan ibadah. "Kegiatan ini merupakan program Kapolda Banten yang bertujuan untuk menjaga situasi kamtibmas sekaligus silaturahmi dengan tokoh agama," kata AKP Henri Sinaga.
Sinergi Polisi dan Warga Jadi Kunci Kamtibmas
Program Suling ini menjadi salah satu strategi kepolisian untuk membangun kepercayaan publik secara langsung. Dengan hadir di masjid saat subuh, aparat bisa berdialog santai dengan warga dan tokoh agama tanpa suasana formal.
Di Kabupaten Lebak, pendekatan seperti ini dinilai efektif untuk menggali informasi awal terkait potensi gangguan keamanan. Kehadiran AIPDA Danu Nugraha dan AIPDA Wahyu Zjatmiko di Masjid Al Hidayah disambut hangat oleh jamaah yang sudah menunggu waktu salat.
Rutinitas yang Diharapkan Berdampak Nyata
Polsek Rangkasbitung berencana melanjutkan program Suling secara bergiliran ke masjid-masjid lain di wilayah hukum mereka. Kapolsek menambahkan bahwa kegiatan serupa akan terus digencarkan untuk memastikan hubungan harmonis antara polisi dan masyarakat tetap terjaga.
"Kami ingin masyarakat tidak segan melapor jika ada hal mencurigakan. Dengan sering bertemu seperti ini, jarak antara polisi dan warga semakin dekat," pungkasnya.