Pencarian

Huawei FreeBuds 7 Resmi Meluncur di China, ANC 230 Persen Lebih Dalam

Selasa, 08 September 2026 • 17:06:01 WIB
Huawei FreeBuds 7 Resmi Meluncur di China, ANC 230 Persen Lebih Dalam
Huawei FreeBuds 7 resmi diperkenalkan di China sebagai pendamping Mate XT2 dengan klaim peningkatan kedalaman peredaman bising hingga 230 persen.

BANTEN — Huawei resmi merilis FreeBuds 7 di pasar China sebagai pendamping Mate XT2. Alih-alih mengusung desain in-ear dengan silicon tip, perusahaan mempertahankan bentuk semi in-ear yang ringan, namun mengklaim performa peredaman bisingnya kini setara kelas premium.

Kemampuan ANC yang Diklaim Naik Drastis

Kunci peningkatan ini ada pada chip audio AI generasi ketiga buatan Huawei. Chip tersebut memiliki daya komputasi dua kali lebih besar dari generasi sebelumnya dan mampu menganalisis suara lingkungan hingga 400 ribu kali per detik.

Latensi pemrosesan noise-nya hanya 8 mikrodetik. Huawei menyebut kedalaman pengurangan noise rata-rata meningkat 230 persen, sementara lebar frekuensi yang dapat diredam naik hingga 275 persen. Sayangnya, perusahaan tidak merinci angka pasti peredaman dalam satuan dB.

Untuk panggilan, FreeBuds 7 membawa fitur two-way silent call dengan dukungan hingga 100dB. Ini berarti suara bising di sekitar pengguna bisa ditekan agar lawan bicara mendengar suara lebih jelas.

Desain Lebih Ringan dan Casing Pengecil

Setiap earbud hanya memiliki bobot 4,3 gram. Huawei menggeser titik berat 17 persen ke arah dalam agar posisinya lebih stabil dan nyaman saat dipakai berlama-lama.

Charging case juga didesain ulang. Ukurannya 25 persen lebih kecil dan bobotnya 17 persen lebih ringan dibanding generasi sebelumnya, membuatnya lebih praktis dibawa.

Algoritma AI di dalam earbuds terus membaca kondisi sekitar, bentuk telinga, serta posisi perangkat lebih dari 10 ribu kali per detik untuk menyesuaikan level peredaman secara real-time.

Harga dan Ketersediaan di Indonesia

FreeBuds 7 hadir dalam enam pilihan warna. Untuk saat ini, perangkat baru diperkenalkan untuk pasar China dengan banderol 999 yuan atau sekitar Rp2,3 jutaan.

Huawei belum mengungkap jadwal rilis untuk pasar global, termasuk Indonesia. Jika pola peluncuran produk audio sebelumnya menjadi acuan, kemungkinan besar perangkat ini akan menyusul ke pasar Asia Tenggara dalam beberapa bulan ke depan.

Follow kabarcilegon.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: gadget.jagatreview.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks