Polsek Rangkasbitung Sambangi Pedagang Pakan Burung Jaga Kamtibmas

Penulis: Redaksi  •  Sabtu, 02 Mei 2026 | 08:20:15 WIB
Anggota Polsek Rangkasbitung berdialog langsung dengan pedagang pakan burung di Kampung Nameng untuk penguatan kamtibmas.

Lebak — Anggota Polsek Rangkasbitung Polres Lebak AIPDA Juremi mengunjungi pedagang pakan burung di Kampung Nameng, Desa Nameng, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, pada Kamis (30 April 2026). Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya jajaran kepolisian menjangkau pelaku usaha mikro di tingkat grassroot untuk penguatan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Dialog Langsung dengan Pedagang Lokal

Kapolsek Rangkasbitung AKP Henri Sinaga menjelaskan bahwa kunjungan lapangan ini dirancang untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas secara personal kepada pedagang di Kampung Nameng. Pendekatan dialogis semacam ini memungkinkan polisi membangun hubungan lebih dekat dengan komunitas usaha skala kecil yang biasanya jarang menjadi fokus program keamanan formal.

Melalui kunjungan langsung, anggota Polsek Rangkasbitung mengajak para pedagang agar aktif berperan dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di sekitar lingkungan tempat usaha mereka. Strategi ini mengedepankan partisipasi masyarakat sebagai pilar utama dalam pencegahan gangguan keamanan.

Peran Serta Komunitas Ekonomi Mikro

Polres Lebak, di bawah kepemimpinan AKBP Herfio Zaki melalui Kapolsek Rangkasbitung, memandang pedagang pakan burung sebagai aktor penting dalam ekosistem keamanan lokal. Merchant dan pengusaha kecil, yang tersebar di berbagai sudut kampung, memiliki posisi strategis untuk mengidentifikasi dan melaporkan potensi gangguan keamanan.

Dengan melibatkan komunitas pedagang dalam program kamtibmas, kepolisian meningkatkan jangkauan deteksi dini terhadap aktivitas mencurigakan atau tindakan kriminal yang mungkin terjadi di level lingkungan.

Dampak bagi Stabilitas Masyarakat Rangkasbitung

Upaya sosialisasi kamtibmas kepada pelaku usaha mikro seperti pedagang pakan burung dianggap strategis mengingat keterbatasan personel polisi dalam menjangkau setiap sudut pemukiman. Dengan mengaktifkan peran serta komunitas ekonomi lokal, sistem keamanan masyarakat menjadi lebih responsif dan terdesentralisasi.

Kunjungan ini juga memperkuat citra polisi sebagai institusi yang hadir di tengah masyarakat, bukan hanya saat menangani kasus, melainkan juga dalam pencegahan dan sosialisasi.

Reporter: Redaksi
Back to top