TANGERANG SELATAN — Puluhan pelajar dari 10 sekolah menengah atas, kejuruan, dan madrasah aliyah negeri se-Provinsi Banten unjuk kebolehan dalam Lomba Kreasi Baris Berbaris dan Pengibaran Bendera (LKBB-PB) MPR RI. Ajang yang berlangsung di halaman Balai Kota Tangerang Selatan ini merupakan hasil kolaborasi MPR RI dengan Purna Paskibraka Indonesia (PPI).
Bukan Sekadar Lomba, Tapi Sarana Pembentukan Karakter
Acara dibuka secara resmi oleh Deputi Bidang Administrasi Sekretariat Jenderal MPR RI, Heri Herawan. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa LKBB-PB memiliki makna lebih dalam dari sekadar kompetisi baris-berbaris biasa.
“Kegiatan ini menjadi sarana menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada generasi muda,” kata Heri, Sabtu (30/5/2026).
Ia menjelaskan, setiap gerakan yang dilakukan peserta mencerminkan semangat gotong royong—prinsip yang menurutnya merupakan inti dari Pancasila, sebagaimana pernah disampaikan Presiden pertama RI, Soekarno. “Gotong royong adalah prinsip yang menguatkan persatuan di tengah keberagaman bangsa,” ujarnya.
Makna Merah Putih dan Empat Pilar MPR RI
Heri juga menyoroti makna simbolis dari pengibaran Bendera Merah Putih. Warna merah melambangkan keberanian menghadapi tantangan, sementara putih mencerminkan ketulusan perjuangan. “Berkibarnya Merah Putih mengingatkan jasa para pahlawan dalam mempertahankan kemerdekaan,” tegasnya.
Melalui ajang ini, MPR RI juga memperkuat pemahaman Empat Pilar kebangsaan, yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Heri mengingatkan para pelajar untuk terus belajar dan berkarya demi menyongsong Indonesia Emas 2045.
“Indonesia Emas 2045 membutuhkan generasi yang bekerja keras dan berbuat nyata,” tuturnya.
Pemkot Tangsel: Investasi Terbaik Ada pada Generasi Muda
Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Pilar Saga Ichsan, yang turut hadir menilai kegiatan ini sangat efektif dalam membentuk karakter pelajar. Menurutnya, disiplin, nasionalisme, dan semangat persatuan yang tertanam melalui lomba ini adalah modal berharga bagi masa depan bangsa.
“LKBB-PB menjadi sarana pembinaan karakter generasi muda yang cinta Tanah Air,” kata Pilar.
Ia mengapresiasi antusiasme peserta dari berbagai daerah di Banten. Pemerintah Kota Tangsel, sebagai tuan rumah, berkomitmen mendukung kegiatan kepemudaan berbasis pembentukan karakter. “Kami meyakini investasi terbaik adalah membangun generasi muda yang unggul dan disiplin,” ujarnya.
Warisan Perjuangan Tokoh Banten untuk Gen Z
Dalam kesempatan itu, Heri Herawan juga mengingatkan kontribusi para tokoh besar asal Banten dalam sejarah nasional, seperti Sultan Ageng Tirtayasa, KH Syam’un, dan Raden Aria Wangsakara. Menurutnya, semangat perjuangan mereka harus diwariskan kepada generasi muda saat ini.
“Nasionalisme harus terus dipupuk agar tetap hidup dalam diri setiap anak bangsa,” pungkas Heri.
Penilaian lomba dilakukan oleh dewan juri dari unsur TNI dan PPI. MPR RI berharap kegiatan serupa dapat terus digelar untuk melahirkan generasi berkarakter kuat dan berjiwa nasionalis.