BANTEN — Bentley akhirnya menyelaraskan tampilan Flying Spur dengan saudara coupé dan convertible-nya. Setelah Continental GT dan GTC mendapat desain baru bersamaan dengan peralihan ke tenaga PHEV pada 2024, Flying Spur versi pra-facelift tetap bertahan dengan mesin konvensional. Kini, sedan empat pintu itu resmi mengikuti jejak mereka.
Perubahan paling mencolok ada di bagian depan. Flying Spur kini mengadopsi bahasa desain yang sama dengan Continental GT. Bentley bangga menyebut ini adalah pertama kalinya dalam 64 tahun sebuah model empat pintu Crewe menggunakan lampu utama tunggal—bukan desain empat lampu yang ikonik.
Selain headlamp baru, ubahan melingkupi seluruh bodi. Dari lower fascia depan yang didesain ulang, lampu belakang baru, hingga penutup bagasi yang diperbarui. Semua elemen ini membuat Flying Spur terlihat lebih segar tanpa kehilangan karakter mewahnya.
Kabar utama bagi pembeli yang benar-benar menikmati setir adalah kembalinya varian S ke jajaran Flying Spur. Sama seperti saudaranya di lini Continental GT/GTC, Flying Spur S dirancang sebagai opsi "Goldilocks"—tidak terlalu liar seperti Speed, tidak terlalu santai seperti standar.
Varian ini menggabungkan powertrain PHEV berkekuatan 671 hp dari Flying Spur biasa dengan perlengkapan handling dari model Speed. Fitur utamanya meliputi electronic limited-slip differential, Performance Active Chassis yang mencakup sistem anti-roll aktif 48 volt, peredam twin-valve, dan all-wheel drive dengan torque vectoring.
Bentley mengklaim akselerasi 0-60 mph (0-96 km/jam) dalam 3,6 detik dan kecepatan tertinggi 191 mph (307 km/jam). Namun, angka 0-60 mph kemungkinan konservatif—pengujian independen sering membuktikan mobil PHEV Bentley lebih cepat dari klaim pabrik.
Seperti layaknya Bentley, opsi personalisasi juga bertambah. Kini tersedia sistem audio Naim 21-speaker yang dikembangkan dari proyek Batur edisi terbatas, menjanjikan kualitas suara lebih baik dari Flying Spur generasi sebelumnya. Pembeli bisa memilih lima gaya jok berbeda, warna cat baru Dark Teal, serta detail Champagne Gold dalam tema musikal Soprano, Tenor, dan Bass.
Bentley belum mengumumkan harga resmi untuk pasar global. Namun, merujuk pada banderol Continental GT S dan GTC S, Flying Spur S diperkirakan mulai di bawah angka USD 250.000 atau sekitar Rp 4 miliar (kurs estimasi Rp 16.000 per dolar AS). Pemesanan sudah dibuka per hari ini, dengan produksi dijadwalkan mulai September 2025 dan pengiriman ke pelanggan pada musim gugur 2025.