CILEGON — Pemerintah Kota Cilegon memastikan atlet disabilitas yang berlaga di Pekan Paralimpik Pelajar Daerah (Peparpeda) IX Banten 2026 mendapat bonus yang sama dengan atlet non-disabilitas. Kebijakan ini ditegaskan sebagai bentuk komitmen kesetaraan prestasi olahraga di daerah tersebut pada Rabu (24/6/2026).
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata, dan Kebudayaan (Disporapar) Kota Cilegon, Sakri Jasiman, menyatakan tidak ada perbedaan perlakuan antara atlet umum dan atlet disabilitas. “Dan tentu kami juga dari pemerintah, tidak membedakan dalam arti bahwa perlakuan kita sama antara atlet umum dengan atlet disabilitas. Termasuk juga nanti bonusnya kita samakan, jadi tidak ada perbedaan,” ujarnya.
Pemkot Cilegon masih menghitung besaran nominal bonus yang akan diberikan. Perhitungan ini mempertimbangkan jumlah perolehan medali dari berbagai ajang, termasuk prestasi atlet disabilitas. Sakri mengatakan pihaknya mengupayakan nominal bonus minimal sama dengan dua tahun sebelumnya. “Tentunya kami akan melihat kemampuan keuangan daerah, tetapi arahan pimpinan minimal sama dengan dua tahun sebelumnya,” katanya.
Anggaran Peparpeda tidak berdiri sendiri. Sakri menjelaskan dana penyelenggaraan disatukan dengan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) dan Pekan Olahraga Tradisional yang dijadwalkan pada November 2026. “Jadi anggarannya menyatu untuk tiga kegiatan, yakni Popda, Peparpeda, dan Pekan Olahraga Tradisional,” jelasnya.
Jumlah peserta Peparpeda jauh lebih kecil dibanding Popda. Rata-rata setiap kabupaten dan kota di Banten hanya mengirimkan 30 hingga 40 orang dalam satu kontingen. “Ini memang berbeda dengan Popda yang kemarin jumlah pesertanya bisa mencapai 400 sampai 500 orang. Karena jumlah peserta lebih sedikit, penyelenggaraannya juga lebih sederhana,” ujar Sakri.
Sejumlah lokasi pertandingan telah ditetapkan. Cabang bulu tangkis akan digelar di Gedung Olahraga ASA Sport Center, sementara atletik berlangsung di Stadion Geger Cilegon. Venue lain disesuaikan kebutuhan, termasuk untuk cabang tenis meja tunanetra.
Peparpeda IX Banten 2026 akan berlangsung pada 24-28 Juni 2026 di Kota Cilegon. Ajang ini melibatkan kontingen dari seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Banten. Sakri menegaskan kebijakan bonus setara merupakan wujud penghargaan daerah kepada semua atlet yang mengharumkan nama Cilegon. “Tentu ini juga salah satu bentuk komitmen pemerintah untuk mendukung baik atlet umum maupun atlet paralimpik atau atlet disabilitas,” pungkasnya.