SERANG — Wakil Bupati Serang Muhammad Najib Hamas memastikan kawasan wisata Pantai Anyer dan Cinangka tetap aman dikunjungi wisatawan meski status Gunung Anak Krakatau (GAK) dinaikkan ke Level III atau Siaga. Kepastian itu disampaikan usai meninjau langsung Pos Pengamatan GAK di Desa Pasauran, Kecamatan Cinangka, pada Minggu (5/7) sore. Najib juga membantah video yang beredar di media sosial yang menunjukkan GAK erupsi besar, dan menyebutnya sebagai hoaks.
Najib Hamas mengklarifikasi bahwa video yang memperlihatkan Gunung Anak Krakatau seolah dalam kondisi erupsi besar adalah hasil editan dan tidak benar. “Perlu saya sampaikan bahwa kondisi terkini Gunung Anak Krakatau siaga III atau melandai, walaupun sempat terjadi erupsi tapi tidak berdampak berarti untuk saat ini,” katanya kepada wartawan usai peninjauan.
Ia menambahkan, video tersebut sempat membuat sebagian wisatawan khawatir. Oleh karena itu, ia mengajak wisatawan dari dalam maupun luar daerah untuk tetap berlibur ke kawasan pantai Anyer dan Cinangka tanpa rasa cemas.
Petugas Pos Pengamatan GAK, Deny Mardiono, menjelaskan bahwa radius bahaya erupsi hanya berada dalam lingkaran 3 kilometer dari pusat erupsi. Sementara Pantai Anyer, Cinangka, dan Carita berjarak sekitar 42 kilometer dari titik tersebut. “Untuk material vulkanik pun tidak akan sampai ke Anyer dan Carita, hanya di tubuh anak Krakatau,” ujarnya.
Deny menambahkan, abu vulkanik bisa terbawa angin, namun saat ini kepulan asap putih yang terpantau dari CCTV hanya setinggi 5 hingga 10 meter. “Jadi, potensi erupsi masih ada, tapi secara fisik tidak berdampak ke daratan,” katanya.
Deny memastikan pihaknya terus memantau aktivitas GAK secara ketat. Laporan perkembangan dikirim setiap enam jam melalui kanal resmi seperti aplikasi Magma Indonesia dan situs PVMBG. “Kita laporkan per 6 jam, jam 6 sore kita laporkan. Masyarakat bisa memantaunya langsung,” jelasnya.
Ia juga mengimbau masyarakat tidak terpancing isu-isu yang tidak benar. “Tetap berkoordinasi dengan pemerintah setempat, baik BPBD maupun pemerintah daerah, sehingga informasi yang diterima itu benar dan akurat,” tandasnya.
Dalam peninjauan tersebut, Najib Hamas didampingi Kalaksa BPBD Kabupaten Serang Ajat Sudrajat, Camat Cinangka Tuti Setiawati, Camat Anyer Imron Ruhyadi, serta jajaran Pengurus PHRI Kabupaten Serang. Mereka sepakat untuk terus menyosialisasikan kondisi terkini GAK kepada para pelaku usaha wisata dan masyarakat pesisir agar aktivitas kepariwisataan tetap berjalan normal.
Najib berharap, dengan adanya klarifikasi ini, sektor pariwisata di Anyer dan Cinangka yang sempat terdampak isu hoaks bisa kembali bergeliat. “Walaupun siaga III tetapi jangan khawatir, bagi para wisatawan silahkan berlibur ke kawasan pantai Anyer dan Cinangka, saya pastikan kondusif,” tutupnya.