BANTEN — BYD resmi mengumumkan harga M6 DM di Indonesia pada 12 Juni 2026. Model ini menjadi produk non-listrik pertama dari pabrikan asal Shenzhen itu yang dipasarkan di Tanah Air. Dengan banderol mulai Rp 298 juta, M6 DM langsung menempati posisi termurah kedua dalam jajaran BYD, tepat di atas Atto 1 yang dibanderol Rp 199 juta.
BYD membekali M6 DM dengan lima varian yang semuanya bermesin konvensional. Varian termurah adalah Classic Standard 7-seater seharga Rp 298 juta, disusul Classic Dynamic 7-seater Rp 318 juta. Untuk varian menengah, ada Cross Advance 7-seater Rp 360 juta dan Cross Superior 7-seater Rp 380 juta. Puncaknya, Cross Superior Captain Seat 6-seater dibanderol Rp 390 juta.
BYD Atto 1 saat ini masih memegang status sebagai model termurah di keluarga BYD Indonesia. Harganya baru saja mengalami penyesuaian pada 15 Mei 2026, sekaligus menambah varian baru. Saat ini, Atto 1 tersedia dalam tiga varian: STD Rp 199 juta, Dynamic Standard Range Rp 205 juta, dan Premium Long Range Rp 245 juta.
Menariknya, beberapa model BYD belum mengalami perubahan harga sejak tahun lalu. BYD Seal, Dolphin, dan M6 misalnya, harganya masih sama persis seperti saat diumumkan pada 4 Februari 2025. BYD Sealion 7 terakhir berubah pada 13 Februari 2025, sementara BYD Atto 3 terakhir diupdate pada 21 Mei 2025 dengan tambahan varian Advanced Plus di IIMS Februari 2026.
Berikut daftar lengkap harga mobil BYD di Indonesia per Juni 2026:
Masuknya M6 DM menandai perubahan strategi BYD yang selama ini hanya menjual mobil listrik di Indonesia. Dengan harga mulai di bawah Rp 300 juta, M6 DM bersaing langsung dengan MPV 7-seater berbasis mesin bensin dari merek Jepang. Langkah ini bisa menjadi pintu masuk bagi konsumen yang masih ragu dengan infrastruktur pengisian daya listrik. BYD kini total memiliki tujuh model yang dijual di Indonesia, menggabungkan mobil listrik dan konvensional dalam satu lini.