SERANG — Momentum Hari Pajak Nasional 2026 dimanfaatkan jajaran Polda Banten untuk mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan. Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki secara khusus mengimbau warga untuk menjadikan kepatuhan perpajakan sebagai budaya dan bentuk investasi jangka panjang bagi kemajuan Indonesia.
Irjen Pol. Hengki menekankan bahwa penerimaan dari sektor perpajakan menjadi sumber utama pembiayaan berbagai program strategis negara. Mulai dari pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas pendidikan, layanan kesehatan, hingga pelayanan publik di daerah.
“Pajak merupakan salah satu pilar penting dalam pembangunan bangsa. Melalui penerimaan pajak, pemerintah dapat membiayai berbagai program strategis di bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur, hingga pelayanan publik yang manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Kapolda Banten, Selasa (14/7/2026).
Dalam peringatan tahun ini, Kapolda tidak hanya memberikan apresiasi kepada insan perpajakan, tetapi juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif. Ia menilai kontribusi pajak yang dibayarkan warga merupakan bentuk partisipasi nyata dalam mendukung pembangunan dan kemajuan Indonesia.
“Melalui momentum Hari Pajak Nasional ini, mari bersama-sama membangun budaya taat pajak. Kontribusi yang diberikan masyarakat melalui pajak merupakan investasi untuk kemajuan Indonesia di masa depan,” tambahnya.
Atas nama keluarga besar Polda Banten, Irjen Pol. Hengki juga menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh insan perpajakan di Indonesia. Ia berharap semangat pengabdian serta profesionalisme dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat terus terjaga.
“Semoga semangat pengabdian seluruh insan perpajakan terus terjaga dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta mendukung terwujudnya Indonesia yang maju dan sejahtera,” tutupnya.