Realisasi Pendapatan Kota Cilegon Baru 38,9 Persen, Pemkot Bakal Evaluasi Mingguan ke Seluruh OPD Penghasil

Penulis: Oman Sudirman  •  Kamis, 16 Juli 2026 | 16:37:01 WIB
Pj Sekda Kota Cilegon Aziz Setia Ade Putra memimpin evaluasi pendapatan daerah bersama OPD penghasil di kantor pemkot.

CILEGON — Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Cilegon, Aziz Setia Ade Putra, mengakui capaian pendapatan daerah masih jauh dari proporsi yang direncanakan. Jika dihitung secara proporsional, pada semester pertama pendapatan seharusnya sudah mendekati setengah dari target tahunan.

“Memang kita masih di bawah. Mudah-mudahan sebelum perubahan anggaran bisa menyesuaikan target yang direncanakan. Intinya sampai perubahan anggaran maupun akhir tahun nanti target yang telah ditetapkan bisa terealisasi,” ujarnya.

Evaluasi Pekanan untuk Pantau Progres dan Kendala

Aziz menjelaskan, pemerintah telah memulai evaluasi terhadap OPD penghasil. Ke depan, rapat evaluasi akan digelar setiap pekan untuk memantau perkembangan realisasi sekaligus mengidentifikasi kendala di lapangan.

“Kemarin sudah kita lakukan evaluasi. Ke depan setiap minggu akan kita evaluasi terkait pendapatan. Setelah rapat inflasi, kita lanjutkan dengan rapat pendapatan untuk melihat progres, kendala, dan solusi yang harus dilakukan,” jelasnya.

Evaluasi tidak hanya menyasar Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan, dan Aset Daerah (BPKPAD), tetapi juga seluruh OPD penghasil lainnya.

Sektor BPHTB Bergantung Transaksi, Retribusi Jadi Pekerjaan Rumah

Aziz menyebut, sektor Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) tidak bisa dipaksakan karena sifatnya yang mengikuti aktivitas jual beli tanah. Jika target sektor ini tidak tercapai, pemerintah akan mengoreksi dan mencari sumber pendapatan alternatif, termasuk dari retribusi.

Sementara itu, Wali Kota Cilegon Robinsar menambahkan, pihaknya terus melakukan percepatan melalui penyegaran pejabat pelaksana tugas (Plt) di sejumlah OPD. “Prinsipnya sedang kita optimalkan. Dengan Plt yang baru juga kita dorong agar ada percepatan,” ujarnya.

Robinsar mengklaim realisasi pajak daerah saat ini sudah berada di kisaran 50 persen. Namun, ia mengakui sektor retribusi masih menjadi pekerjaan rumah karena kontribusinya belum maksimal. “Yang belum maksimal itu retribusi. Kebanyakan ada di OPD penghasil, makanya sedang kita dorong agar lebih optimal,” katanya.

Ia mencontohkan, retribusi parkir yang dikelola Dinas Perhubungan menjadi salah satu sektor yang perlu segera dibenahi.

Reporter: Oman Sudirman
Sumber: radarbanten.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top