Realisasi Investasi Kota Tangerang Tembus Rp5,45 Triliun di Triwulan I 2026, Singapura Jadi Penyumbang Terbesar

Penulis: Luqman Arif  •  Kamis, 16 Juli 2026 | 19:15:01 WIB
Realisasi investasi Kota Tangerang pada triwulan I 2026 mencapai Rp5,45 triliun, dengan Singapura sebagai penyumbang terbesar sebesar Rp574,76 miliar.

TANGERANG — Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Tangerang terus menggenjot koordinasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD) untuk menjaga momentum pertumbuhan investasi. Langkah ini ditempuh setelah realisasi investasi triwulan pertama 2026 mencapai Rp5,45 triliun, atau lebih dari sepertiga target tahunan.

Sebagai perbandingan, sepanjang tahun 2025 lalu, Kota Tangerang berhasil membukukan realisasi investasi sebesar Rp22,54 triliun. Kini, Pemkot berharap tren positif itu dapat berlanjut meskipun kondisi perekonomian global masih dinamis.

Lima Negara Penyumbang Investasi Terbesar

Data penanaman modal tahun 2026 menunjukkan Singapura menjadi negara dengan nilai investasi tertinggi di Kota Tangerang, mencapai Rp574,76 miliar. Posisi berikutnya ditempati Hongkong sebesar Rp207,53 miliar, Malaysia Rp96,27 miliar, Tiongkok Rp87,07 miliar, dan Jepang sebesar Rp66,64 miliar.

Kepala DPMPTSP Kota Tangerang, Sugihharto Achmad Bagdja, mengatakan capaian triwulan pertama ini menjadi modal berharga. “Alhamdulillah, pada triwulan pertama kami telah mencapai realisasi investasi sebesar Rp5,45 triliun. Mudah-mudahan pada triwulan berikutnya kondisi ekonomi semakin kondusif sehingga tidak memengaruhi iklim investasi para pelaku usaha di Kota Tangerang,” ujarnya.

Sektor Transportasi dan Telekomunikasi Dominasi Investasi

Secara sektoral, bidang usaha transportasi, pergudangan, dan telekomunikasi mencatat nilai investasi tertinggi, yakni mencapai Rp4,41 triliun. Disusul sektor perdagangan dan reparasi sebesar Rp2,81 triliun, serta industri karet dan plastik sebesar Rp2,55 triliun.

Sektor perumahan, kawasan industri, dan perkantoran menyumbang Rp2,26 triliun, sementara industri kimia dan farmasi mencapai Rp1,44 triliun. Data ini menunjukkan diversifikasi sektor yang cukup merata di Kota Tangerang.

Wali Kota Tangerang Instruksikan Pelayanan Perizinan Dipercepat

Untuk menjaga tren positif, Wali Kota Tangerang menegaskan seluruh perangkat daerah yang berkaitan dengan pelayanan perizinan harus memberikan kemudahan bagi investor. “Saya tegaskan kepada perangkat daerah terkait perizinan, jangan ada yang dipersulit. Semua harus dipermudah, didekatkan, dan dipercepat karena hal tersebut berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi dan pembukaan lapangan kerja,” tegasnya.

Pemkot Tangerang juga berkomitmen menjaga integritas dan kepastian hukum untuk meningkatkan kepercayaan investor. “Kepercayaan investor harus terus dijaga melalui pelayanan yang cepat, pasti, dan transparan demi menciptakan iklim investasi yang sehat serta berkelanjutan,” lanjut Sugihharto.

Melalui penguatan sinergi antar-OPD dan peningkatan kualitas pelayanan, Pemkot Tangerang menargetkan realisasi investasi tahun ini dapat terus tumbuh dan memberikan dampak langsung bagi pembukaan lapangan kerja serta pembangunan ekonomi daerah.

Reporter: Luqman Arif
Sumber: tangerangraya.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top