35 KK di Setu Terdampak Kekeringan, Pemkot Tangsel Distribusikan 5.000 Liter Air Bersih

Penulis: Kaharuddin Yusuf  •  Kamis, 16 Juli 2026 | 22:38:31 WIB
KK di Kelurahan Keranggan, Kecamatan Setu, terdampak kekeringan akibat musim kemarau.

TANGERANG SELATAN — Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie menginstruksikan jajarannya untuk bergerak cepat memantau dan menyalurkan bantuan ke wilayah yang mulai krisis air bersih. Pemenuhan kebutuhan dasar warga, khususnya air bersih, menjadi prioritas selama musim kemarau tahun ini.

Dua RW di Keranggan Paling Terdampak

Camat Setu Erwin Gemala Putra melaporkan, dampak kekeringan terkonsentrasi di Kelurahan Keranggan. Tepatnya di RW 01 RT 01 dan RW 02 RT 04, sumur warga mulai kehabisan air.

“Jumlah kepala keluarga terdampak di dua RW tersebut sebanyak 35 KK, terdiri atas 15 KK di RW 01 dan 20 KK di RW 02. Sumur warga mulai mengering akibat musim kemarau,” kata Erwin.

Distribusi Air Bersih dan Toren Siaga

Pemkot Tangsel melalui Kecamatan Setu bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang Selatan berkoordinasi dengan Perumdam untuk mendistribusikan air bersih. Pada Senin lalu, sebanyak 5.000 liter air bersih telah dialirkan ke lokasi terdampak.

“Alhamdulillah, pada Senin, 13 Juli 2026 telah didistribusikan sekitar 5.000 liter air bersih kepada warga terdampak,” ujar Erwin.

Selain distribusi rutin, sejumlah toren penampung air juga disiagakan di titik-titik rawan kekeringan. Langkah ini untuk memudahkan proses distribusi apabila kebutuhan air bersih meningkat drastis dalam beberapa pekan ke depan.

Warga Sempat Gunakan Air Sungai

Erwin menjelaskan, sebagian warga sempat menggunakan air sungai untuk kebutuhan tertentu sebelum bantuan tiba. Setelah air bersih didistribusikan, mereka kembali menggunakannya untuk kebutuhan sehari-hari.

“Memasuki musim kemarau ini, masyarakat juga mulai lebih bijak dalam menggunakan air,” jelasnya. Sejak awal kemarau, warga telah melakukan langkah antisipasi dengan menghemat pemakaian air agar persediaan lebih tahan lama.

Respons Cepat Jadi Kunci

Wali Kota Benyamin Davnie menegaskan bahwa pemantauan wilayah berpotensi kekeringan akan terus dilakukan. “Pemerintah Kota Tangerang Selatan terus memantau wilayah yang berpotensi mengalami kekeringan dan memastikan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya air bersih, tetap terpenuhi selama musim kemarau berlangsung,” ujarnya, Rabu (15/7/2026).

Distribusi air bersih akan berlangsung secara berkelanjutan selama musim kemarau. Pemkot Tangsel memastikan pasokan logistik dan armada pengangkut air siap dikerahkan kapan pun dibutuhkan warga di wilayah rawan kekeringan.

Reporter: Kaharuddin Yusuf
Sumber: bingkaikota.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top